Perancangan Paket Wisata Purbakala Berbasis Archaeological Tourism Di Karangmojo Gunungkidul
Iqbal Fajrian Syarif, Dr. Rina Widiastuti, S.S., M.A., H.T.S., C.H.E.
2025 | Tugas Akhir | D4 Bisnis Perjalanan Wisata
Archaeological tourism memanfaatkan tinggalan benda arkeologis sebagai sumber pengalaman edukatif bagi wisatawan. Karangmojo di Kabupaten Gunungkidul memiliki potensi tinggalan arkeologis yang dapat dikembangkan dalam bentuk paket wisata minat khusus. Gunungkidul sebagai wilayah yang mempunyai potensi wisata luar biasa masih hanya menjual panorama alam khususnya pantai selatan. Padahal terdapat potensi archaeological tourism berupa situs- situs yang menarikuntuk dikunjungi. Oleh karena itu, pembuatan paket wisata archaeological tourism dapat menjadi sumber alternatif industri pariwisata di wilayah Gunungkidul. Beberapa penemuan situs arkelologi yang bisa menjadi daya tarik archaeological tourism berada di wilayah Karangmojo. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi tersebut dan merancang paket wisata purbakala berbasis archaeological tourism. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Penelitian yang dilakukan oleh peneliti di Karangmojo menghasilkan adanya dua destinasi sebagai atraksi utama dalam paket wisata archaeological tourism yang dibuat oleh peneliti. Dua atraksi utama tersebut adalah Situs Sokoliman II dan Situs Gondang Ngawis. Selain itu peneliti juga memasukkan dua atraksi pendukung yaitu Griya Artefak Sokoliman dan Pasar Tengeran atau Pasar Pahing Karangmojo. Hasil penelitian ini juga mencakup tentang identifikasi komponen 6A (Attraction, Accessibility, Amenities, Available Packages, Activities, Ancillary Service) yang sudah ada di Karangmojo, terutama di sekitar atraksi utama dan atraksi pendukung. Dari hasil penelitian yang dilakukan, peneliti merancang sebuah paket wisata dengan judul "Karangmojo Archeological Journey"
Archaeological tourism utilizes archaeological remains as a source of educational experience for tourists. Karangmojo in Gunungkidul Regency has the potential for archaeological digs that can be developed in the form of special interest tourism packages. Gunungkidul, a region with extraordinary tourism potential, still focuses on its natural panoramas, particularly the south coast. Yet, archaeological tourism offers significant potential in the form of fascinating sites worth visiting. Therefore, developing archaeological tourism packages could be an alternative source of tourism for the Gunungkidul region. Several archaeological sites have been discovered in the Karangmojo area, potentially attracting archaeological tourism. This research aims to identify this potential and design a prehistoric tourism package based on archaelogical tourism. This research used qualitative methods with data collection techniques such as observations, interviews, and documentation. The research conducted in Karangmojo resulted in two destinations as the main attractions in the archaeological tourism package. These two main attractions are Situs Sokoliman II and Situs Gondang Ngawis. In addition, the researcher also included two supporting attractions namely Griya Artefak Sokoliman and Pasar Tengeran or Pasar Pahing Karangmojo. The results of this research also include the identification of the 6A components (Attraction, Accessibility, Amenities, Available Packages, Activities, Ancillary Services) that already exist in Karangmojo, especially around the main attractions and supporting attractions. Based on the results of the research conducted, the researcher designed a tour package entitled " Karangmojo Archeological Journey ".
Kata Kunci : Archaeological Tourism, Gunungkidul, Karangmojo, Paket Wisata, Purbakala / Ancient, Archaeological Tourism, Gunungkidul, Karangmojo, Tourism Package