STUDI SIFAT FISIK DAN MEKANIK KOMPOSIT EPOXY - KAOLIN
Adi Pamungkas, Ir. Muhammad Waziz Wildan M.Sc., Ph.D., IPU
2010 | Tesis | S2 Teknik MesinKomposit adalah gabungan dua material atau lebih dengan memiliki sifat yang tidak sama dengan sifat bahan aslinya. Penelitian ini bertujuan untuk mengamati pengaruh serbuk kaolin pada epoxy terhadap kekuatan tarik, kekuatan bending, ketangguhan retak, keausan dan densitas pada komposit epoxy/kaolin. Bahan yang digunakan adalah epoxy sebagai matrik dan kaolin sebagai filler. Epoxy jenis DGEBA DER 331 dari DOW Chemical England. Kaolin dari SIGMA ALDRICH England. Hardener 2,4,6 Tris-(Dimethylaminomethyl) Phenol 95% dari SIGMA ALDRICH England. Penelitian dilaksanakan dengan memanaskan kaolin pada suhu 80°C selama 2 jam. Komposit dibuat dengan mencampurkan fariasi kaolin 0%, 5%, 10%, 15% dan 20% fraksi berat dengan 2% fraksi berat epoxy sebagai matrik menggunakan alat pengaduk pada putaran 1.200 rpm pada suhu 80oC selama 1 jam. Kemudian menambahkan hardener dalam keadaan berputar selama 1 menit. Hasil campuran dimasukkan ke dalam tabung hampa selama 1 menit untuk menghilangkan gelembung udara, dan kemudian dilanjutkan couring dengan menuangkan ke dalam cetakan dan didiamkan selama 48 jam pada suhu ruang. Post couring komposit dilakukan dengan memasukkan ke dalam oven pada suhu 1200C selama 3 jam. Pengujian yang dilakukan meliputi uji tarik, three point bending test, uji ketangguhan retak, uji abrasif dan uji densitas. Pengamatan mikrostruktur dan permukaan patah menggunakan optical microscope dan SEM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 5% fraksi berat kaolin adalah terbaik untuk kekuatan tarik, flexural strength dan flexural modulus berturut-turut 53,435 MPa, 86,3 MPa dan 163.724,8 MPa. Sedangkan untuk 20% fraksi berat kaolin adalah terbaik untuk ketangguhan retak dan ketahanan aus berturut-turut 2,28 MPa.m0,5 dan 130.708,8 mm2/kg.
Kata Kunci : epoxy, kaolin, hardener.