Vehicle Speed Estimation Based on Consecutive Frame Approaches using Regression Models and Deep Image Homography on Monocular Videos
Dea Angelia Kamil, Prof. Drs. Agus Harjoko, M.Sc., Ph.D.; Wahyono, S. Kom., Ph.D.
2025 | Disertasi | S3 Ilmu Komputer
Deteksi
kecepatan kendaraan dikembangkan secara luas karena memiliki peran yang penting
dalam mendukung regulasi batas kecepatan untuk manajemen lalu lintas. Dalam
penelitian ini, estimasi kecepatan kendaraan terdiri dari empat tahapan inti
yang meliputi deteksi kendaraan menggunakan YOLOv8, tracking kendaraan
menggunakan ByteTrack, konversi jarak domain piksel ke bidang jalan di
domain dunia nyata menggunakan jaringan transformasi deep image homography
dan estimasi faktor skala, serta estimasi kecepatan kendaraan menggunakan
pendekatan berurutan yang ditingkatkan menggunakan model regresi. Penelitian
ini mengusulkan model estimasi kecepatan kendaraan baru berdasarkan consecutive
frame, yang ditingkatkan menggunakan model regresi dan jaringan
transformasi deep image homography untuk
mengubah citra monokuler menjadi citra pandangan mata burung, yang dapat secara
otomatis memperkirakan parameter intrinsik dan ekstrinsik kamera untuk
mengoptimalkan hasil pengukuran dalam kondisi dunia nyata. Studi ini
menyediakan dataset video primer baru, yang diambil di jembatan penyeberangan
Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Gadjah Mada dan jembatan penyeberangan
Ambaramarga. Dataset ini berisi informasi kecepatan akurat yang diperoleh oleh
sistem berbasis speed gun.
Berdasarkan
studi eksperimental, model estimasi kecepatan kendaraan yang diusulkan
menunjukkan kinerja yang baik. Model pertama yang diusulkan menggunakan Multiple
Linear Regression menunjukkan kinerja terbaik dengan RMSE sebesar 2,37897
km/jam dan MAE sebesar 1,68977 km/jam. Dengan menganalisis perbandingan model
regresi untuk meningkatkan metode pertama yang diusulkan, kami menyimpulkan
bahwa model kedua dan ketiga yang diusulkan menunjukkan hasil terbaik dalam
RMSE, yang dilakukan oleh ElasticNet Regression sebesar 2,27370 km/jam dengan peningkatan 4,42?n dalam MAE yang dilakukan oleh Lasso sebesar
1,44304 km/jam dengan peningkatan 14,60%.
Vehicle
speed detection is widely developed because it is essential in applying speed
limit regulations for traffic management. In this research, the vehicle speed
estimation model consists of four main steps involving vehicle detection using
YOLOv8, vehicle tracking using ByteTrack, converting the distance from the
pixel domain to the road plane in the real-world domain using a deep image
homography transformation network and scale factor estimation, and vehicle
speed estimation using consecutive approach improved using the regression
model. This research proposed a novel vehicle speed estimation model based on a
consecutive frame approach, improved using regression models and a deep image
homography transformation network for transforming the monocular image into a
bird’s eye view image, which can automatically estimate the intrinsic and
extrinsic camera parameters for optimizing the result of measurement in
real-world conditions. This study provided a new primer video dataset, which
was taken on the pedestrian bridge of the Faculty of Veterinary Medicine of
Universitas Gadjah Mada and the Ambaramarga pedestrian bridge. This dataset
contains accurate speed information obtained by a system based on a speed gun.
Based on
the experimental study, the proposed vehicle speed estimation model performs
well. The first proposed model using Multiple Linear Regression performed best
in RMSE of 2.37897 km/h and MAE of 1.68977 km/h. By analyzing the comparison of
the regression model to improve the first proposed method, we conclude that the
second and third proposed models perform the best results in RMSE, performed by
ElasticNet Regression of 2.27370 km/h with the improvement of 4.42% and in MAE
performed by Lasso of 1.44304 km/h with the improvement of 14.60%.
Kata Kunci : Vehicle Speed Estimation, Homography Transformation, Computer Vision