Problem ketenagakerjaan pegawai Universitas Gadjah Mada ( Kasus pegawi honorer dan pegawi negeri golongan I dan II)
M. Wahid Arwan, Prof. Dr. Ida Bagoes Mantra; Drs. Sukamdi, M.Sc.
1993 | Skripsi | S1 GEOGRAFI DAN ILMU LINGKUNGANPenelitian ini dilakukan di Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta. Tujuan penelitian untuk mengetahui kea-daan pegawai UGM dalam hal: 1) Karakteristik demografi dan sosial ekonomi; 2) Problema ketenagakerjaan yang dihadapi; 3) Faktor-faktor yang berhubungan erat dengan problema ketenagakerjaan. Penelitian ini dilakukan terhadap 205 responden pegawai negeri golongan II ke bawah dan pegawai honorer yang bekerja di Universitas Gadjah Mada (UGH), Yogyakarta. Penelitian dilakukan dengan metode survai. Sampel diambil secara acak distratifikasi. Analisis data yang digunakan adalah tabel frekuensi, tabel silang, dan uji statistik Kai Kuadrat. Hasil dari penelitian ini adalah umur pegawai masih termasuk muda, sebagian besar berstatus kawin dan berjenis kelamin laki-laki. Tempat tinggal pegawai mengelompok di Kecamatan-kecamatan yang terdekat dengan Kampus UGH. Semakin tinggi pendidikan semakin cepat waktu menunggu pekerjaan. Waktu menunggu pekerjaan untuk memperoleh peker-jaan yang pertama kali rata-rata 3,68 tahun. Sedangkan untuk memperoleh pekerjaan di UGM sebagian besar pegawai memerlukan koneksi. Problema ketenagakerjaan yang dihadapi pegawai UGM antara lain, ketidaksesuaian pekerjaan karena ijasah yang digunakan untuk bekerja bukan ijasah terting-ginya dan banyak yang berpendapatan rendah. Ketidaksesuaian pekerjaan lebih banyak terjadi pada pegawai negeri daripada pegawai honorer. Semakin tinggi umur semakin tinggi penda-patan.
-
Kata Kunci : Tenaga kerja pegawai UGM,Problematika ketenagakerjaan,Depok,Slema,DIY