Laporkan Masalah

Tindak Tutur Direktif dalam Subtitle Serial Netflix Madrasah ar-Rawabi lil Banat musim 2

Tahta Maulida Khoirunnisa, Dr. Arief Ma’nawi S.S., M.Hum.

2025 | Skripsi | SASTRA ARAB

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk dan implikatur tindak tutur direktif yang terdapat dalam subtitle serial Netflix Madrasah ar-Rawabi lil Banat musim 2. Tuturan dalam serial ini dianalisis berdasarkan bentuk dan implikaturnya dengan memanfaatkan teori pragmatik. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif, dengan teknik pengumpulan data berupa simak dan catat.

Hasil dari penelitian ini adalah bentuk dan implikatur tindak tutur direktif dalam subtitle serial Netflix Madrasah ar-Rawabi lil Banat musim 2, ditemukan tindak tutur direktif langsung literal, langsung nonliteral, tidak langsung literal, dan tidak langsung nonliteral dalam serial tersebut. Terdapat 155 tuturan direktif dalam serial Madrasah ar-Rawabi lil Banat episode pertama yang terklasifikasi ke dalam 6 jenis tindak tutur direktif, yaitu permintaan (14 tuturan), pertanyaan (83 tuturan), perintah (30 tuturan), larangan (13 tuturan), pemberian izin (3 tuturan), dan pemberian nasihat (12 tuturan). Bentuk dan implikatur yang paling banyak ditemukan adalah pertanyaan, yaitu sejumlah 83 tuturan dari keseluruhan data. Hal ini mencerminkan strategi komunikasi karakter dalam membangun interaksi sosial secara halus namun tegas.

This research aims to describe the forms and implicatures of directive speech acts found in the Jordanian drama series Madrasah ar-Rawabi lil Banaseason 2. The utterances were analyze based on their forms and implicatures using the pragmatic approach. The method applied in this study is the qualitative descriptive method, employing observation and note-taking techniques for data collection.

The findings reveal that there are 155 directive speech acts identified in the first episode of Madrasah ar-Rawabi lil Banat Season 2, categorized into six types: requests (14 utterances), questions (83 utterances), commands (30 utterances), prohibitions (13 utterances), permissions (3 utterances), and advice (12 utterances). Among these, questions appear most frequently, totaling 83 utterances. Furthermore, four types of implicatures were found: direct literal, direct non-literalindirect literal, and indirect non-literal. The predominance of interrogative forms reflects the communicative strategy of the characters in building social interactions that are polite yet assertive.

Kata Kunci : analisis pragmatik, implikatur, Madrasah ar-Rawabi lil Banat, tindak tutur

  1. S1-2025-479199-abstract.pdf  
  2. S1-2025-479199-bibliography.pdf  
  3. S1-2025-479199-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2025-479199-title.pdf