Penyajin Data Kecelakaan Lalu Lintas Tahun 2024 di Kota Yogyakarta Tahun 2024 Dalam Bentuk Dashboard Interaktif
Della Amanda Eky Prastica, Ir. Rochmad Muryamto, M.Eng., Sc.
2025 | Tugas Akhir | D4 TEKNOLOGI SURVEI DAN PEMETAAN DASAR
Kota Yogyakarta merupakan wilayah dengan mobilitas tinggi akibat peran strategisnya dalam bidang pendidikan, kebudayaan, dan pariwisata. Mobilitas ini berdampak pada meningkatnya jumlah kendaraan bermotor di kawasan perkotaan, sehingga meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas. Berdasarkan data resmi dari Pemerintah Kota Yogyakarta melalui portal dataset.jogjakota.go.id, terdapat tren peningkatan jumlah kecelakaan pada tahun 2022 hingga 2023, meskipun angka korban jiwa menunjukkan penurunan. Faktor penyebab kecelakaan meliputi perilaku pengendara, kondisi kendaraan, kualitas infrastruktur, serta manajemen lalu lintas yang belum optimal. Selain itu, distribusi spasial kecelakaan tidak merata, sehingga terdapat titik-titik rawan tertentu yang membutuhkan perhatian khusus.
Proyek akhir ini bertujuan membuat dashboard berbasis web menggunakan JavaScript untuk memvisualisasikan data kecelakaan lalu lintas di Kota Yogyakarta tahun 2024 secara spasial dan temporal. Tahapan yang dilakukan meliputi identifikasi masalah, studi literatur, pengumpulan data kecelakaan dan jaringan jalan, serta standarisasi data. Data yang telah divalidasi menggunakan QGIS selanjutnya divisualisasikan dalam bentuk peta persebaran berdasarkan tingkat keparahan (ringan, sedang, berat). Analisis non-spasial dilakukan dengan mengelompokkan data berdasarkan bulan kejadian, fungsi dan geometri jalan, tipe kecelakaan, jumlah korban, serta kerugian materi. Hasil analisis tersebut divisualisasikan menggunakan Chart.js. Data yang tersedia sebelumnya hanya dalam bentuk tabel sehingga kurang efektif untuk dipahami masyarakat dan tidak cukup menggambarkan kondisi kecelakaan secara komprehensif.
Proyek akhir ini menghasilkan dashboard kecelakaan lalu lintas berbasis web yang mengintegrasikan Sistem Informasi Geografis (SIG), Leaflet.js, dan Chart.js untuk mendukung analisis spasial dan statistik secara menyeluruh. Dashboard memungkinkan pengguna menelusuri data melalui peta interaktif, titik kecelakaan yang dapat diklik, serta grafik analisis berdasarkan tingkat keparahan, jumlah korban, kerugian materi, fungsi jalan, geometri jalan, tipe kecelakaan, dan distribusi bulanan. Hasil visualisasi menunjukkan terdapat 820 kasus kecelakaan dengan 33 korban meninggal, 2 luka berat, 955 luka ringan, serta kerugian materi sebesar Rp 630.130.000. Konsentrasi kejadian banyak ditemukan pada jalan arteri, ruas lurus, koridor dengan volume kendaraan tinggi, serta didominasi faktor perilaku pengemudi. Integrasi analisis spasial dan dashboard berbasis JavaScript terbukti efektif dalam menyajikan informasi yang interaktif dan mudah diakses untuk mendukung mitigasi risiko serta peningkatan keselamatan transportasi perkotaan
Yogyakarta City is an area with high mobility due to its strategic role in education, culture, and tourism. This mobility contributes to the increasing number of motorized vehicles operating in urban areas, which in turn raises the risk of traffic accidents. Based on official data published by the Yogyakarta City Government through the dataset portal dataset.jogjakota.go.id, there has been an increasing trend in traffic accidents from 2022 to 2023, although the number of fatalities has slightly decreased. The contributing factors include driver behavior, vehicle conditions, infrastructure quality, and suboptimal traffic management. In addition, the spatial distribution of accidents is uneven, resulting in specific high-risk locations that require special attention from policymakers.
This final project aims to develop a web-based dashboard using JavaScript to visualize traffic accident data in Yogyakarta City for the year 2024 both spatially and temporally. The stages carried out include problem identification, literature review, data collection for accidents and road network, and data standardization. The validated data, processed using QGIS, is visualized in the form of an accident distribution map based on severity levels (minor, moderate, severe). Non-spatial analysis is conducted by grouping data based on the month of occurrence, road function, road geometry, accident type, number of victims, and material losses. These results are then visualized using Chart.js. Previously, the available data was purely tabular, making it difficult for the public to understand and less effective in illustrating the overall traffic accident conditions.
This project produces a web-based traffic accident dashboard integrating Geographic Information Systems (GIS), Leaflet.js, and Chart.js to support comprehensive spatial and statistical analysis. The dashboard enables users to explore accident data through an interactive map, clickable accident points, and analytical diagrams based on severity level, number of victims, material losses, road function, road geometry, accident type, and monthly distribution. The visualization results show 820 accident cases with 33 fatalities, 2 serious injuries, 955 minor injuries, and Rp 630,130,000 in material losses. The highest concentration of incidents occurs on arterial roads, straight segments, and corridors with high traffic volumes, with driver behavior as the dominant factor. The integration of spatial analysis and a JavaScript-based dashboard proves effective in providing informative, interactive, and accessible insights to support risk mitigation and the improvement of urban transportation safety.
Kata Kunci : kecelakaan lalu lintas, dashboard interaktif, SIG, JavaScript, peta persebaran, analisis spasial