Laporkan Masalah

PEMANFAATAN ICT BAGI PELAKU UMKM DALAM MENDUKUNG IMPLEMENTASI SMART ECONOMY DI KECAMATAN DEPOK, KABUPATEN SLEMAN

Ebzalika Fatiha, Prof. Dr. Rini Rachmawati, S.Si., M.T.

2025 | Skripsi | PEMBANGUNAN WILAYAH

Kabupaten Sleman sebagai salah satu kabupaten/kota yang terpilih dalam Gerakan 100 Smart City telah memiliki Dokumen Masterplan Pengembangan Smart City Tahun 2017 – 2026. Berdasarkan dokumen tersebut terdapat berbagai indikator keberhasilan yang ingin dicapai pada setiap dimensi smart city. Salah satu indikator keberhasilan pada dimensi smart economy yang tercantum dalam peta jalan (roadmap) tahun 2022 – 2026 adalah termanfaatkannya aplikasi pemasaran e-commerce secara mandiri oleh UMKM serta terlaksananya pemasaran 1.000 UMKM secara online di dalam dan luar negeri. Kecamatan Depok memiliki jumlah UMKM paling banyak di Kabupaten Sleman. Namun, terdapat perbedaan alasan mengenai pemanfaatan suatu ICT oleh pelaku UMKM. Penelitian ini bertujuan untuk 1) Mengidentifikasi persepsi pelaku UMKM mengenai keputusan pemanfaatan ICT dalam menjalankan usaha, 2) Mengidentifikasi bentuk pemanfaatan ICT bagi pelaku UMKM, dan 3) Menganalisis dampak pemanfaatan ICT dalam mendukung implementasi smart economy di Kecamatan Depok, Kabupaten Sleman.

Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan secara triangulasi melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Pemilihan informan dalam penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling dan snowball sampling. Pengolahan data dilakukan dengan membuat kode dan kategorisasi yang kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Keputusan pemanfaatan ICT dalam menjalankan usaha ditentukan oleh persepsi pelaku UMKM, 2) Pemanfaatan ICT bagi pelaku UMKM di Kecamatan Depok secara umum berupa media sosial, e-commerce, dan aplikasi layanan pesan antar, serta 3) Pemanfaatan ICT oleh pelaku UMKM Kecamatan Depok memberikan dampak positif yang turut berkontribusi terhadap implementasi smart economy Kabupaten Sleman.

Sleman Regency selected to be part of 100 Smart City Movement and has developed Smart City Development Masterplan Document for 2017 – 2026. There are various success indicators to be achieved in each dimension. One of the success indicators in the smart economy dimension for 2022 – 2026 is the independent utilization of e-commerce marketing applications and the implementation of online marketing for 1.000 MSMEs both domestically and internationally. Depok District has the largest number of MSMEs in Sleman Regency. However, there are different reasons about ICT utilization among MSMEs. This research aims to 1) Identify the perceptions of MSMEs regarding the decision to utilize ICT in running their businesses, 2) Identify the forms of ICT utilization by MSMEs, and 3) Analyze the impact of ICT utilization in supporting the implementation of smart economy in Depok District, Sleman Regency.

This research was conducted using a qualitative approach. Data collection techniques were carried out through triangulation via observation, indepth interview, and documentation. The selection of informants used purposive sampling and snowball sampling technique. Data processing was carried out by creating codes and categorization, which were then analyzed descriptively qualitatively.

This research results show that 1) The decision to utilize ICT in running a business is determined by the perceptions of MSMEs, 2) The utilization of ICT by MSMEs in Depok District includes social media, e-commerce, and delivery service applications, and 3) The utilization of ICT by MSMEs in Depok District has a positive impact that contributes to the implementation of smart economy in Sleman Regency.

Kata Kunci : UMKM, Pemanfaatan TIK, Smart City, Smart Economy

  1. S1-2025-473939-abstract.pdf  
  2. S1-2025-473939-bibliography.pdf  
  3. S1-2025-473939-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2025-473939-title.pdf