Evaluasi Tata Letak Proses Produksi Sarden Kaleng di PT Sarana Tani Pratama serta alternatif Re-layouting Menggunakan metode UA-FLP dan CORELAP
MUHAMMAD RAFIF RAICIA ALAM, Dr. R.A. Siti Ari Budhiyanti, S.T.P., M.P.
2025 | Skripsi | TEKNOLOGI HASIL PERIKANAN
Pertumbuhan industri ikan kaleng di Indonesia berkembang sangat pesat. Provinsi Bali khususnya Kabupaten Jembrana merupakan daerah yang mengalami pertumbuhan industri ikan kaleng yang signifikan. PT Sarana Tani Pratama merupakan salah satu industri pengalengan ikan sarden terbesar di Kabupaten Jembrana. Perusahaan ini berfokus pada pasar internasional dengan 60% produknya diekspor ke luar negeri. PT Sarana Tani Pratama mempunyai permasalahan dalam produktivitas dan efektivitas layout produksinya. Penelitian dilakukan untuk mengidentifikasi dan mengevaluasi layout PT Sarana Tani Pratama menggunakan metode Unequal Area Facility Layout Problem (UAFLP) dan Computerized Relationship Layout Planning (CORELAP). Layout awal memiliki panjang lintasan awal 165,5 meter dengan Ongkos Material Handling (OMH) sebesar Rp.13.168.647.889,08 per bulan. Perancangan ulang dengan metode UA-FLP berhasil mengurangi panjang lintasan menjadi 152 meter dan OMH menjadi Rp.10.488.627.946,21 per bulan. Berdasarkan hasil terdapat pengurangan sebesar 8,16% untuk panjang lintasan dan 20,44% untuk OMH. Sedangkan metode CORELAP lebih efektif dengan pengurangan panjang lintasan menjadi 134 meter dan OMH menjadi Rp. 9.222.848.378,82 per bulan. Hasil menunjukkan penurunan sebesar 18,79% untuk panjang lintasan dan 29,97% untuk OMH. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa metode CORELAP lebih optimal dalam perencanaan ulang tata letak fasilitas produksi, mengurangi panjang lintasan dan OMH secara signifikan, sehingga meningkatkan efisiensi perusahaan menjadi lebih baik.
The growth of the canned fish industry in Indonesia is developing significantly. The province of Bali, especially in Jembrana Regency, is one of the areas experiencing significant growth in the canned fish industry. PT Sarana Tani Pratama is one of the largest sardine canning industries in Jembrana Regency. This company focuses on the international market with 60% of its products exported overseas. PT Sarana Tani Pratama has problems with the productivity and effectiveness of its production layout. This research was conducted to identify and evaluate the layout of PT Sarana Tani Pratama using the Unequal Area Facility Layout Problem (UA-FLP) and Computerized Relationship Layout Planning (CORELAP) methods. The initial layout had a track length of 165,5 meters with Material Handling Costs (OMH) of Rp.13,168.647,889,08 per month. The redesign using the UA-FLP method successfully reduced the track length to 152 meters and OMH to Rp. 10,488,627,946,21 per month. Based on the results, there was a reduction of 8.16% in track length and 20,35% in OMH. Meanwhile, the CORELAP method was more effective, reducing the track length to 134 meters and OMH to Rp 9,222,848,378,82per month. The results show a decrease of 18,79% for track length and 29,97% for OMH. The results of this study indicate that the CORELAP method is more optimal in redesigning the layout of production facilities, significantly reducing track length and OMH, thereby improving efficiency.
Kata Kunci : UA-FLP, CORELAP, OMH, tata letak fasilitas, pengalengan ikan.