Laporkan Masalah

Kondisi kualitas airtanah di dataran aluvial pantai antara sungai Serang dan sungai Progo di kabupaten Kulonprogo Daerah Istimewa Yogyakarta

Sumanta, Drs. Soenarso Simoen

1996 | Skripsi | S1 GEOGRAFI DAN ILMU LINGKUNGAN

Eulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, Berdasar pada persebaran dan beterdapatan ajrtanah dalam kaitannya dengan bentuk permukaan bumi (relief), proses geomorfologi dan struktur batuan, maka daerah penelitian dapat dikelompokkan menjadi 3 Unit geomorfologi utama, yaitu Unit Gumak pasir den beting pantai, Unit Dataran aluvial, dan Unit Kaki le-rang perbukitan forsasi Bentolo. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kon disi kualitas airtanah di daerah penelitian dan senbuat no-nasi wilayah airtanah tawar, airtanah, zeypu dan sirtansh asin berdasarkan konsentrasi Klerids (01) yang disesuaikan dengan Keputusan Gubernur Kepala Daerah, Daerah latinewa Yogyakarta No?? 214/KPIS/1991 tentang Baku mitu lingkungan duerah untuk wilayah Propinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Lokasi pengukuran dan pengamatan susur-cumur penduduk dilakukan secara aenk dengan menyusuri jalan-jalan yang ada dan kemudahan dalas mencapai lokasi. Fengambilan sampel air-tanch didasarkan atas variasi nilai Daya Hantar Listrik (DEL) dan ditentukan dengan jalan membuat jalur arah Utara-Selstan. Analisin sampel sirtonah di Laboratorium dilakukan dongan metode titrimetrik, flamfol onetrik dan spektrofoto-metrik, Data yang berupa peta den gambar diinterpretani,onta hasil pengukuran, pengamatan, wawancara dan data hasil ana-lisis Laboratorium dibuat tabel, grafik, disgran dan perts yang akhirnys digunakan sebagai bahan analisis hasil akhir penelitian. Untuk mengungkap kondisi kunlitan sirtanah di daerah penelitian maka dilakukan dengan analisia deskriptif dan analisis keruangan. Penyajian data kualitas sirtanah di-ujutkan dalan bentuk tabel, diagram pola Stiff, dan penan-pang linyang geohidrologi. Klasifikasi data kimia sirtanah dilarikan dengan metode Stuyfsand, den somaci wilayah airta nah tawar, myau dan asin ditentukan berdasar konsentrasi Klorida (Cl) yang disesuaikan dengan baku nutu Golongan B untuk wilayah Propinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Easil akhir analisis 20 sampel sirtanah dari daerah pe nelitian dikaitkan dengan baku mutu badan air Folmgen 4 dan untuk wilayah DIY, menunjukson 10 sampel atrtanah (50%) Jermasuk kategori tidak diperbolehkan, 1 sampel airtanah (35) termasuk kategori diperbolehkan, dan 5 sampel sirta-nah (15%) termasuk kategori dianjurkan. Penyebab utana nir-tanah tidak dianjurkan air minun adalah konsentrasi Nitrat (NO) yang melebihi anbang batas, faktor kedua adalah sentrasi xlorida (CI) dan faktor ketiga adalah konnen-trasi Kalalun (Ca). Hasil penguluran Daya Hantar Listrik (DHL) airtanah, mamnjukkan harga rata-rata DHL terendah dijumpai pada Unit Fumak pasir dan Unit Dataran aluvial senunjukkan harga rats-rats DEL paling tinggi. Bentuk diagras pola Stiff pada Unit Gunuk pasir berbentuk pipih, hal ini menunjukkan konsentre-al unsur-meur kintanya rendah, Pads Unit Dataran aluvial dan Unit Kaki lereng perbukitan Formai Sentole menunjukkan bentuk yang bervariasi. Bentuk sayap leher dijumpai dibs-gian tengah daerah penelitian, yaitu di Desa Kanonan, Pugel Panjatan dan secara setempat-netenpat dijumpai di Durum Daganasri, Sraulan, Sanggrahan dan Mencil. Unsur kipia air-tanah yang dominan menurut Stuyfsand adalah Sodium (Na) Hikarbonat (BCO), dan Kalsium (Ca). Tipe kinis airtanah nenurut Stuyfrand adalah FO-FO, F1-CalCO, F1-CO 21-Bali00, P2-CallCO, 12-Malo, 23-al30, Fb1-0 Fhe-Halico, B2-Call06, Bal-Mix) dan Ba-NaCo. Fenbagian sanasi wilayah airtanah tawar, payau dan asin berdasar kandungan Klorida (Cl), menunjukkan bahwa pada Unit Gumuk pasir dan Unit Dataren aluvial bagian Timur ter-masuk pada wilayah airtanah tawar, dengan konsentrasi Klo-rida (01) maksimum 25 pym dan DHL 526 unhoe/on. Wilayah sirtanah payau dengan konsentrsai Klorida (01) 25 - 500 ppm dan DEL 526-2395 wshow/m menempati Unit Dataran aluvial bagian Farat. Batse wilayah sirtanah payan dibagian Selatan adalah disepanjang perbatasan antara Unit Dataran aluvial dan Unit Gummik pasir, dan dibagian Timur dimulai dari Dusum Bapangan kearah Utara melewati Cangaan, Semik hingga di Du-aun Cabean. Wilayah airtanah asin dengan konsentrasi Klorida (01) minimum 500 pps dan DHL 2395 unhos/en menempati bagian tengah daerah penelitian, yaitu disekitar Desa Kaneman, Fan-Jatan, Bagel dan secara reteayat-setempat dijumpai di Durun Monell, Sanggrahan dan Dagansari.

-

Kata Kunci : Kualitas airtanah,Dataran aluvial pantai,Sungai Serang,Kulonprogo,DIY

  1. S1-1996-51406-Sumanta-abstract.PDF  
  2. S1-1996-51406-Sumanta-bibliography.PDF  
  3. S1-1996-51406-Sumanta-tableofcontent.PDF  
  4. S1-1996-51406-Sumanta-title.PDF