Struktur pemanfaatan lahan kota kecamatan Gamping kabupaten Sleman
Modesta Dersonowati, Drs. Su Ritohardoyo, M.A.; Drs.Muhammad Baiquni, M.A.
2000 | Skripsi | S1 PEMBANGUNAN WILAYAHPenelitian memgenai Struktur Pemanfaatan Lahan Kota ini dilakukan di Kota Kecamatan Gamping yang merupakan ibukota Kecamatan Gamping, Kabupaten Sleman, Propinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Perhatian utama penelitian ini pada pemanfaatan lahan yang terjadi sekarang dan kesesuaiannya terhadap rencana kota. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui dominasi pemanfaatan lahan Kota Kecamatan Gamping, mengevaluasi RUTRK Gamping dalam praktek pelaksanaannya, serta mengkaji faktor-faktor yang mempengaruhinya. Metode penelitian menggunakan analisis peta, tabel frekuensi, tabel silang dan statistik korelasi product moment Pearson. Analisis peta diolah dengan menggunakan fasilitas Sistem Informasi Geografis PC Arc/Info versi 3.5 guna memperoleh informasi kesesuaian pemanfaatan lahan kota baik dari segi luas maupun rencana lokasi lahan. Untuk perhitungan dalam penelitian ini serta analisis faktor-faktor pengaruh dilakukan dengan menggunakan komputer software MSExcell versi 6.0. dan SPSS versi 7.5 for windows. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan skunder. Data primer dikumpulkan dengan melakukan wawancara langsung terhadap responden dan pemetaan pemanfaatan lahan. Sampel responden dilakukan dengan tehnik purposive sampling. Data skunder yang digunakan diambil dari berbagai instansi yang relevan dengan penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyimpangan pemanfaatan lahan terhadap RUTRK banyak terjadi pada pemanfaatan lahan permukiman terutama yang melakukan konversi dari lahan pertanian dan lahan terbuka ke lahan permukiman. Akan tetapi secara keseluruhan hasil evaluasi pemanfaatan lahan terhadap rencana kota yang ditunjukkan dari besarnya prosentase penyimpangan menunjukkan bahwa RUTRK yang berlaku selama ini masih dapat terus dilaksanakan dengan beberapa catatan berdasarkan kecenderungan yang terjadi selam ini. Dari hasil perhitungan diketahui bahwa pemanfaatan lahan fungsi ekonomi untuk kegiatan perdagangan tersebut juga merupakan pemanfaatan lahan yang mendominasi di Kota Kecamatan Gamping. Dominasi tersebut ditunjukkan berdasarkan nilai ranking yang diperoleh dari skoring 3 unsur : luas pemanfaatan lahan, jumlah tenaga kerja yang digunakan, serta intensitas kegiatan. Faktor aksesibilitas dalam penelitian ini di dalam hubungannya dengan jenis pemanfaatan lahan yang terjadi serta karakeristik pemanfaatan lahan, ternyata memberikan pengaruh yang nyata. Hubungan yang ditunjukkan dari hasil penelitian ini menunjukkan bahwa semakin tinggi tingkat aksesibilitas semakin luas lahan yang dimiliki untuk usaha ekonomi terutama pada pemanfaatan lahan perdagangan. Proses terbentuknya dominasi pemanfaatan lahan fungsi ekonomi kota berdasarkan analisis terhadap sosial ekonomi responden menunjukkan salah satunya adalah alasan pemilihan lokasi lahan yang sebagian besar karena alasan efektifitas lahan. Maksud dari efektifitas tersebut adalah dengan memfungsikan lahan tempat tinggal sekaligus untuk lahan usaha atau yang lainnya.
-
Kata Kunci : Lahan kota,Permasalahan Kota,Pemanfaatan Lahan,Sleman,DIY,Gamping,RUTRK