Apakah Memiliki Rumah Membuat Bahagia? Kepemilikan Rumah dan Kesejahteraan Subjektif di Indonesia
Imron Rosyadi, Rimawan Pradiptyo, S.E., M.Sc., Ph.D.
2025 | Tesis | S2 Magister Ek.Pembangunan
Penelitian ini bertujuan untuk mengestimasi pengaruh kepemilikan rumah terhadap kesejahteraan subjektif di Indonesia. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah Indonesian Family Life Survey (IFLS) 2007 dan 2014. Untuk memperoleh estimasi yang komprehensif, penelitian ini menggunakan pendekatan kuasi-eksperimental dengan propensity score matching (PSM) untuk mengatasi bias seleksi dan ordered logit model (OLM) untuk mengestimasi efek heterogenitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemilikan rumah secara umum berpengaruh positif dan signifikan terhadap kesejahteraan subjektif. Namun, pengaruh positif ini hanya signifikan secara statistik pada kelompok pengeluaran rumah tangga tertinggi, sedangkan pada kelompok pengeluaran menengah dan rendah tidak signifikan. Selain itu, pengaruh di wilayah perdesaan lebih tinggi dibandingkan perkotaan.
This study aims to estimate the effect of homeownership on subjective well-being in Indonesia. The data used in this study is from the Indonesian Family Life Survey (IFLS) 2007 and 2014. To obtain comprehensive estimates, this study uses a quasi-experimental approach using propensity score matching (PSM) to address selection bias and an ordered logit model (OLM) to estimate the heterogeneous effects. The results show that homeownership generally has a positive and statistically significant effect on subjective well-being. However, this positive effect is statistically significant only in the highest household expenditure group, while it is not significant in the middle and lower household expenditure groups. In addition, the effect is larger in rural areas than in urban areas.
Kata Kunci : Kepemilikan Rumah, Kesejahteraan Subjektif, PSM, OLM, Indonesia