Laporkan Masalah

Kajian lokasi potensial untuk pengembangan kawasan perguruan tinggi di propinsi DIY (Suatu alternatif penentuan pusat sekunder diluar kotamadya Yogyakarta)

Agung Gunansyah, Drs. Soekadri, M.S.; Drs. Prabowo Adi Nugroho, M.Sc.

1999 | Skripsi | S1 PEMBANGUNAN WILAYAH

Kota Yogyakarta dengan berbagai fungsi perkotaan yang disandangnya merupakan daerah yang banyak menarik migran dari daerah lain sehingga menyebabkan tingkat urbanisasi yang tinggi. Hal ini mengakibatkan terjadinya masalah kesenjangan pembangunan wilayah maupun masalah lingkungan oleh adanya keterbatasan ruang lahan tersedia Sebagai upaya mengalihkan sebagian fungsi Kota Yogyakarta yaitu fungsi pendidikan serta menyebarkan titik-titik pertumbuhan maka penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kemungkinan pengembangan pusat sekunder dengan fungsi pendidikan dengan mempertimbangkan (1) aspek fisk yaitu kesesuaian untuk bangunan pendidikan dan mendukung kegiatan perkotaan yang akan terjadi (2) aspek akesibilitas wilayah baik internal maupun eksternal (3) aspek sosial yang meliputi keterbukaan masyarakat, ketersedian tenaga kerja dan kemampuan untuk mengembangkan usaha ekonomi mandiri, serta (4) ketersedian sarana prasarana penunjang. Penelitian ini terdiri dari beberapa tahapan, yaitu (1) meneliti berbagai pertimbangan yang digunakan oleh lembaga pengelola perguruan tinggi dalam memilih lokasi kampus, (2) meneliti karakteristik mobilitas mahasiswa pendatang untuk menilai kemungkinan pengembangan pusat sekunder di luar kota dan memperkirakan potensi perkembangan kota yang akan terjadi dan (3) melakukan penilaian potensi lokasi untuk pengembangan perguruan tinggi dengan menggunakan Sistem Informasi Geografi (SIG) berbasis vektor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor dominan oleh perguruan tinggi adalah aksesibilitas dan faktor lingkungan (kebisingan, bahaya alam dan luas lahan), serta infrastruktur energi dan komunikasi. Mahasiswa pendatang cenderung bertempat tinggal dekat (kurang dari satu kilometer) dengan lokasi kampus dan tidak terlalu terikat terhadap Kota Yogyakarta. Hal ini membuktikan bahwa pengembangan kawasan perguruan tingggi di luar kota akan mampu mangatasi masalah perkotaan juga mampu meningkatkan pengembangan wilayah dan mengurangi kesenjangan wilayah. Adapun lokasi-lokasi yang memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai kawasan perguruan tinggi sebagian besar terletak di Kabupaten Sleman dan Bantul yang kemudian diseleksi menjadi empat lokasi prioritas pengembangan. Lokasi-lokasi prioritas pengembangan tersebut ternyata merupakan bagian dari pengembangan koridor perkotaan Daerah Istimewa Yogyakarta walaupun lokasi-lokasi tersebut adalah lahan pertanian produktif. Di beberapa lokasi prioritas pengembangan memiliki ketidaksesuaian dengan arahan fungsi prioritas yang ada. Hal ini menunjukkan perlu adanya kebijakan mengubah rencana tata ruang yang berlaku di lokasi-lokasi prioritas pengembangan apabila akan dilakukan pengembangan kawasan perguruan tinggi

-

Kata Kunci : Pengembangan kawasan perguruan tinggi, kawasan potensial,Kota Yogyakarta,DIY

  1. S1-1999-94398-abstract.pdf  
  2. S1-1999-94398-bibliography.pdf  
  3. S1-1999-94398-tableofcontent.pdf  
  4. S1-1999-94398-title.pdf