Citra wanita dalam The Scarlet Letter :: Sebuah tinjauan kritik sastra feminis
SIGARLAKI, Stephani Johana, Prof.Dr. Rachmat Djoko Pradopo
2005 | Tesis | S2 SastraPenelitian yang berjudul "Citra Wanita dalam The Scarlet Letter: Sebuah Tinjauan Kritik Sastra Feminis" bertujuan untuk mengemukakan ideologi yang terbentuk tentang wanita dan citra tokoh wanita yang terdapat dalam novel karya Nathaniel Hawthorne yang berjudul The Scarlet Letter dan dalam film yang disutradarai oleh Roland Joffe yang diadaptasi secara bebas dari novel tersebut dengan menggunakan judul yang sama. Di samping itu, penelitian ini bertujuan untuk mengemukakan perbandingan antara citra yang tampak dalam novel dengan yang tampak dalam film. Untuk menemukan ideologi yang terbentuk mengenai wanita serta bagaimana citra wanita tampak dalam karya terebut, dilakukan dengan cara analisis feminis yang dikaitkan dengan sosiologi sastra terhadap novel dan film melalui unsur-unsur pendukung terbentuknya citra. Dalam novel, citra dibentuk oleh konvensi sastra, budaya, dan bahwa, sedangkan dalam film, citra terbentuk melalui proses ekranisasi. Ideologi yang terbentuk baik dalam novel maupun film TSL adalah wanita merupakan makhluk yang lemah, baik dalam segi fisik dan mental maupun moral dan spiritual. Dalam novel terlihat bahwa wanita dicitrakan sebagai wanita yang sangat menjunjung tinggi perannya sebagai istri dan selalu berada dalam lingkungan domestik; dalam relasi dengan masyarakat, tokoh wanita dicitrakan sebagai iblis, tetapi seiring dengan perkembangan cerita, citra berubah menjadi citra malaikat. Dalam film, citra inferior tetap dipertahankan, tetapi tokoh wanita dicitrakan sebagai seorang wanita yang berani keluar dari lingkaran domestik. Di samping itu, dipandang dari hubungan dengan masyarakat, citra tokoh wanita dibentuk oleh kaum pria; tokoh wanita dicitrakan sebagai iblis. Dilihat dari kualitas diri secara pribadi, dalam novel maupun film, citra tokoh wanita adalah wanita yang memiliki kepercayaan terhadap dirinya yang begitu besar sehingga ia melakukan segala sesuatu berdasarkan keyakinannya.
Research entitled "Woman Jm^e in The Scarlet Letter: a Feminist Literary Criticism Observation" aims to present ideology which was constructed on women through the novel, and film, image of women character, either in Nathaniel Hawthorne's novel. The Scarlet Letter, or in the film which was adapted freely from the novel by using the same title, directed by Rolland Joffe. Besides, this research aims to present the comparison between image appeared in the novel and in the film. Figuring out the ideology and the image appeared in those two works of art, was done by applying the feminist analysis combined with sociology of literature through the supporting elements of image construction. In novel, image is constructed by literary, cultural and language convention, while in film, it is constructed by the process of ecranization. The ideology found out in those works is woman is a weak person either physically or mentally, morally or spiritually. Women in the novel is pictured as such women with high respected to the role of wife and always be in the domestic cycle; considering with the public relation, woman is pictured as evil, yet as the plot advanced, the image is changed to the angel. In the film, the inferiority image is endured. However the woman is daring to go out of the domestic cycle. Moreover, in the light of public relation, woman is pictured as evil based on the eyes of men. Based on the qualily of women as individual, either in the novel or in the film, woman is pictured as a woman with strong self reliance so that she is confident to do anything based on her believe.
Kata Kunci : Sastra Inggris,Novel Tha Scarlet Letter,Kritik Sastra Feminis