Analisis Pengukuran Kinerja Program Pengelolaan Persampahan pada Dinas Lingkungan Hidup Kota Yogyakarta Menggunakan Value For Money dan Cetak Biru Kinerja.
Heni Prasetyaningrum, Dina Natasari, S.E., M.Si., Ak.
2025 | Tugas Akhir | D4 Akuntansi Sektor Publik
Penelitian ini bertujuan untuk mengukur kinerja keuangan dan nonkeuangan Program Pengelolaan Persampahan pada Dinas Lingkungan Hidup Kota Yogyakarta tahun 2023 dan 2024 dengan menggunakan metode Value For Money dan Cetak Biru Kinerja. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan wawancara dengan pertanyaan terstruktur kepada Staf Bagian Pengelolaan Persampahan serta dokumentasi. Analisis dokumen perencanaan yang diperoleh dilakukan untuk mendapatkan hubungan antara Rencana Pembangunan Daerah Kota Yogyakarta 2023-2026, Rencana Strategis Dinas Lingkungan Hidup Kota Yogyakarta 2023-2026, Perjanjian Kinerja 2023 dan 2024, dan Laporan Kinerja 2023 dan 2024. Hasil pengukuran dengan metode Value For Money pada tahun 2023 menunjukkan pelaksanaan Program Pengelolaan Persampahan dengan ekonomis, efisien, efektif. Adapun, hasil pengukuran tahun 2024 menunjukkan pelaksanaan Program Pengelolaan Persampahan dengan ekonomis, efisien, tetapi belum mencapai tingkat efektif. Hasil pengukuran dengan metode Cetak Biru Kinerja pada tahun 2023 dan 2024 digambarkan melalui pengukuran model logika dan Empat Kuadran Friedman. Hasil model logika melalui analisis dokumen perencanaan sampai dengan perumusan Program Pengelolaan Persampahan telah menunjukkan hasil yang selaras. Namun, antara asumsi yang dibangun pada logic model baik tahun 2023 maupun 2024 yakni pada komponen input, activity, output, dan outcome belum menunjukkan kesesuaian logis. Adapun, hasil pengukuran menggunakan Empat Kuadran Friedman menunjukkan bahwa sebagian besar indikator kinerja masih berorientasi pada kuantitas (quantity) dan upaya (effort) atau dapat dikatakan masih berorientasi pada pelayanan (service delivery outcome).
This study
aims to measure the financial and non-financial performance of the Waste
Management Program at the Dinas Lingkungan Hidup Kota Yogyakarta in 2023 and
2024 using the Value For Money method and the Performance Blueprint. This
research uses a descriptive qualitative approach. Data collection in this study
used interviews with staff from the Waste Management Division and documentation.
Analysis of the planning documents obtained was carried out to establish the
relationship between the Yogyakarta City Regional Development Plan, the
Strategic Plan of the Environmental Agency 2023–2026, the Performance
Agreements and the Performance Reports for 2023 and 2024. The measurement
results using the Value For Money method in 2023 showed that the implementation
of the Waste Management Program was economical, efficient, and effective.
Meanwhile, the measurement results in 2024 show that the program was economical
and efficient, but had not yet reached the level of effectiveness. The Performance
Blueprint assessment for both 2023 and 2024 was illustrated through a logic
model analysis and the Four Quadrants of Friedman. The results of the logic
model analysis based on the planning documents up to the formulation of the
Waste Management Program, showed alignment. However, the assumptions built
within the logic model components—input, activity, output, and outcome did not
fully demonstrate logical consistency. Meanwhile, the Friedman’s Four Quadrants
analysis revealed that most performance indicators remained focused on quantity
and effort, or in other words, were still oriented toward service delivery
outcome.
Kata Kunci : Value For Money, Cetak Biru Kinerja, Kinerja, Dinas Lingkungan Hidup Kota Yogyakarta.