Laporkan Masalah

Analysis of Digital Marketing Trends Through Social Media in Indonesia’s Gym Industry

Muhammad Brilliant Ifnihaidir, Bayu Sutikno, S.E.,M.S.M., Ph.D. dan I Wayan Nuka Lantara, M.Si., Ph.D.

2025 | Skripsi | MANAJEMEN

Persimpangan antara pemasaran digital dan industri kebugaran di Indonesia semakin menonjol, terutama karena pertumbuhan pesat penetrasi internet dan kesadaran kesehatan di kalangan masyarakat perkotaan. Dengan lebih dari 212 juta pengguna aktif media sosial yang tercatat pada tahun 2023, platform seperti Instagram, TikTok, dan Facebook telah muncul sebagai alat utama dalam komunikasi pemasaran (Kemp, 2023).

Penelitian ini meneliti bagaimana pusat kebugaran (gym) di Indonesia memanfaatkan tren pemasaran digital melalui media sosial serta sejauh mana strategi tersebut memengaruhi perilaku konsumen, termasuk keterlibatan (engagement) dan keputusan untuk menjadi anggota. Dengan menggunakan pendekatan kuantitatif, data primer dikumpulkan melalui survei daring yang disebarkan kepada anggota gym dan calon pelanggan di berbagai kota besar di Indonesia.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemasaran melalui influencer, konten interaktif, dan unggahan yang dibuat oleh pengguna merupakan strategi paling efektif dalam meningkatkan keterlibatan merek dan mendorong pendaftaran keanggotaan gym. Pemasaran media sosial terbukti memiliki dampak langsung terhadap kepercayaan konsumen dan niat untuk membeli, sejalan dengan penelitian sebelumnya mengenai branding digital di Asia Tenggara (Pramesti, Saputra, dan Suprapto, 2024).

Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap literatur yang berkembang mengenai konsumerisme digital sekaligus menawarkan wawasan praktis bagi pengelola gym untuk mengoptimalkan strategi media sosial mereka di pasar kebugaran yang semakin kompetitif.

The intersection between digital marketing and the fitness industry in Indonesia has become increasingly prominent, particularly due to the rapid growth in both internet penetration and health awareness among urban populations. With over 212 million active social media users recorded in 2023, platforms such as Instagram, TikTok, and Facebook have emerged as dominant tools for marketing communication (Kemp, 2023). This study investigates how gyms in Indonesia are leveraging digital marketing trends through social media and examines the extent to which these strategies influence consumer behavior, including engagement and membership decisions. Adopting a quantitative approach, primary data were collected via an online survey distributed to gym members and potential customers across major Indonesian cities. The findings reveal that influencer marketing, interactive content, and user-generated posts are among the most effective strategies for increasing brand engagement and motivating gym sign-ups. Social media marketing is shown to have a direct impact on consumer trust and purchase intention, aligning with previous research on digital branding in Southeast Asia (Pramesti, Saputra and Suprapto, 2024). This study contributes to a growing body of literature on digital consumerism while offering practical insights for gym operators to optimize their social media strategies in an increasingly competitive fitness market.

Kata Kunci : Digital marketing, social media marketing, fitness industry, gym industry, consumer behavior, influencer marketing, interactive content, user-generated content, consumer trust, purchase intention, engagement, AIDA model, Uses and Gratifications Theory, El

  1. S1-2025-472889-abstract.pdf  
  2. S1-2025-472889-bibliography.pdf  
  3. S1-2025-472889-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2025-472889-title.pdf