Eksperimen Daun Salam sebagai Konservan Preventif Koleksi Berbahan Organik
Ardia Shiva Laras Pramesti, Dr. Mahirta, M.A.
2025 | Skripsi | ARKEOLOGI
Adanya potensi lain mengenai manfaat dari daun salam serbuk dan ekstraknya sebagai pengusir serangga kecoa, mulai diteliti pada bidang lingkungan dan kesehatan. Hal tersebut akan dilihat manfaatnya pada bidang konservasi museum. Akan tetapi, hingga saat ini belum diketahui apakah daun salam serbuk ataupun ekstraknya, apabila diaplikasikan ke dalam museum akan memberikan dampak positif atau negatif terhadap koleksi. Maka dari itu, penelitian ini bertujuan untuk melihat dampak positif atau negatif yang ditimbulkan apabila daun salam serbuk dan ekstraknya digunakan sebagai bahan konservan di museum. Penelitian ini menerapkan metode eksperimen pada berbagai konsentrasi yang uapnya digunakan untuk mengusir serangga kecoa. Beberapa perlakuan menggunakan daun salam serbuk dan ekstraknya diujicobakan terhadap tiga jenis sampel bahan organik berupa kain, kulit dan kertas. Setelah dilakukan eksperimen selama empat bulan, daun salam kering tidak memberikan dampak negatif pada sampel. Perlakuan dengan ekstrak daun salam 0,5% yang diaplikasikan pada media serap hydrogel, arang dan kertas birmet menimbulkan dampak negatif pada sampel kain berupa noda kuning. Ekstrak daun salam 0,5?n 5?rbentuk cair, serta dengan alat humidifier juga berdampak negatif yakni noda kuning pada kain serta sampel menjadi lembab. Kemudian, perlakuan semprot juga meninggalkan bekas pada sampel kain. Hasil eksperimen tersebut menunjukkan bahwa daun salam serbuk selama empat bulan dinilai lebih aman dibandingkan penggunaan larutan ekstrak daun salam. Daun salam serbuk lebih efisien dan terjangkau secara penggunaan, akan tetapi perlu diganti secara berkala setiap minimal dua hari sekali atau maksimal tiga hari sekali.
The potential benefits of powdered bay leaves and their extract as a cockroach repellent are being researched in the fields of environment and health. The benefits of this will be examined in the field of museum conservation. However, it is not yet known whether powdered bay leaves or their extracts, when applied in museums, will have a positive or negative impact on the collections. Therefore, this study aims to examine the positive or negative effects of using powdered bay leaves and their extracts as preservatives in museums. This study applied an experimental method using various concentrations of vapor to repel cockroaches. Several treatments using powdered bay leaves and their extract were tested on three types of organic samples, namely fabric, leather, and paper. After four months of experimentation, dried bay leaves did not have a negative impact on the samples. Treatment with 0.5?y leaf extract applied to hydrogel, charcoal, and birmet paper absorbent media had a negative impact on the fabric samples in the form of yellow stains. Liquid 0.5% and 5?y leaf extracts, as well as those applied with a humidifier, also had negative effects, namely yellow stains on the fabric and damp samples. Furthermore, the spray treatment also left marks on the fabric samples. The results of the experiment showed that bay leaf powder was considered safer than the other treatments over a period of four months.
Kata Kunci : konservasi, daun salam, kecoa, bahan organik