Analisis Perbedaan Kinerja Keuangan Antara Sebelum Dan Sesudah Akuisisi Perusahaan Terbuka Non Keuangan Di Indonesia Antara Tahun 2014–2019
Nicolas Ekaputera Samuel, Ahmad Amin, S.E., M.Sc., Ph.D.
2025 | Skripsi | AKUNTANSI
Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh akuisisi terhadap kinerja keuangan perusahaan publik non-keuangan di Indonesia. Kinerja diukur melalui rasio profitabilitas (Return on Assets atau ROA), likuiditas (Current Ratio atau CR), dan solvabilitas (Debt to Assets Ratio atau DAR) dengan membandingkan rata-rata rasio keuangan 5 tahun sebelum dan sesudah akuisisi. Sampel ditentukan menggunakan metode purposive sampling, meliputi seluruh perusahaan publik non keuangan di Bursa Efek Indonesia yang melakukan akuisisi pada periode 2014–2019. Analisis dilakukan dengan uji Paired Samples T-Test menggunakan aplikasi SPSS. Hasil penelitian menunjukkan tidak terdapat perbedaan signifikan pada ROA, CR, maupun DAR sebelum dan sesudah akuisisi, sehingga kondisi keuangan perusahaan relatif stabil dalam jangka waktu tersebut. Temuan ini menunjukkan bahwa akuisisi tidak selalu menghasilkan peningkatan efektivitas dalam pengelolaan aset, likuiditas, maupun struktur modal, serta tidak menjadi jaminan atas perbaikan langsung terhadap kinerja keuangan. Dengan demikian, hasil penelitian ini tidak mendukung teori sinergi dan sejalan dengan temuan Arinta (2017), Utami (2017), serta Salsabila & Sari (2024) yang juga menemukan tidak adanya perubahan signifikan pasca akuisisi.
This study aims to examine the impact of acquisitions on the financial performance of non-financial publicly listed companies in Indonesia. The analysis focuses on three key financial ratios: profitability (Return on Assets or ROA), liquidity (Current Ratio or CR), and solvency (Debt to Assets Ratio or DAR), by comparing their average values over a five-year period before and after the acquisition. The sample was determined using purposive sampling, comprising all non-financial public companies listed on the Indonesia Stock Exchange that carried out acquisitions between 2014 and 2019. Data were analyzed using the Paired Samples T-Test with the aid of SPSS software to assess differences in performance across periods. The results reveal no significant differences in ROA, CR, or DAR between the pre- and post-acquisition periods, indicating that the firms’ financial conditions remained relatively stable. These findings suggest that acquisitions do not necessarily lead to improvements in asset management efficiency, liquidity, or capital structure, nor guarantee immediate financial enhancement. Consequently, the results do not support the synergy theory and are consistent with previous studies by Arinta (2017), Utami (2017), and Salsabila & Sari (2024), which also found no significant changes after acquisitions.
Kata Kunci : Akuisisi, kinerja keuangan, profitabilitas, likuiditas, solvabilitas, ROA, CR, DAR, Bursa Efek Indonesia