Laporkan Masalah

ANALISIS WALKABILITY JALUR PEDESTRIAN DI WILAYAH KERJA SURABAYA PUSAT, KOTA SURABAYA MENGGUNAKAN PETA CITRA FOTO UDARA

Intan Dwi Handayani, Dr. Prima Widayani, S.Si., M.Si.

2025 | Skripsi | KARTOGRAFI DAN PENGINDRAAN JAUH

Aktivitas berjalan kaki tidak hanya mendukung aksesibilitas, tetapi juga berfungsi sebagai sarana interaksi sosial sekaligus aktivitas fisik yang menunjang kualitas hidup masyarakat sekaligus mendukung terciptanya mobilitas perkotaan yang berkelanjutan. Oleh karena itu, kualitas jalur pedestrian setidaknya mampu menjamin keselamatan, kenyamanan, dan aksesibilitas pejalan kaki. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui akurasi penginderaan jauh dalam menurunkan parameter serta menilai kualitas jalur pedestrian di wilayah kerja Surabaya Pusat, Kota Surabaya berdasarkan walkability index. Data yang digunakan berupa peta citra foto udara dengan dilakukan interpretasi secara visual untuk menurunkan parameter penentu kualitas jalur pedestrian, yaitu konektivitas, kepadatan permukiman, campuran penggunaan lahan, FAR, kedekatan terhadap fasilitas, kondisi pedestrian, amenities, hambatan, infrastruktur penunjang disabilitas, dan ketersediaan penyeberangan. Validasi akurasi parameter dilakukan melalui survei lapangan dan wawancara untuk mengetahui persepsi pejalan kaki terhadap kualitas jalur pedestrian dengan analisis akhir dilakukan dengan pendekatan kuantitatif yang memanfaatkan Sistem Informasi Geografis. Hasil penelitian menunjukkan tingkat akurasi interpretasi visual yang tinggi, yaitu sebesar 96,28% untuk parameter penggunaan lahan, 98,96% untuk objek jalur penyeberangan, dan 97,83% untuk parameter ketersediaan penyeberangan. Berdasarkan hasil perhitungan indeks walkability, kualitas jalur pedestrian di Surabaya Pusat terbagi menjadi tiga kelas, yakni rendah (65%), sedang (24%), dan tinggi (11%) dengan rentang nilai 0 hingga 100. Penelitian tersebut menunjukkan bahwa pemanfaatan citra foto udara beresolusi tinggi efektif dalam pemetaan parameter walkability secara spasial. Selain itu, hasil penelitian merekomendasikan peningkatan fasilitas penyeberangan, kelengkapan amenities, serta perbaikan kondisi fisik trotoar pada ruas jalan dengan indeks rendah guna mewujudkan lingkungan berjalan kaki yang aman, nyaman, dan berkelanjutan. 

Walking not only supports accessibility, but also serves as a means of social interaction and physical activity that supports the quality of life of the community while supporting the creation of sustainable urban mobility. Therefore, the quality of pedestrian paths must at least guarantee the safety, comfort, and accessibility of pedestrians. This study aims to determine the accuracy of remote sensing in reducing parameters and assessing the quality of pedestrian paths in the Surabaya Central working area, Surabaya City, based on the walkability index. The data used were aerial imagery map that were interpreted visually to derive parameters that determine the quality of pedestrian paths, namely connectivity, residential density, land use mix, FAR, proximity to facilities, pedestrian conditions, amenities, obstacles, disability support infrastructure, and availability of crossings. The accuracy of the parameters was validated through field surveys and interviews to determine pedestrians' perceptions of pedestrian path quality, with the final analysis conducted using a quantitative approach utilizing Geographic Information Systems. The results of the study show a high level of visual interpretation accuracy, namely 96.28% for land use parameters, 98.96% for crossing path objects, and 97.83% for crossing availability parameters. Based on the walkability index calculations, the quality of pedestrian paths in Central Surabaya is divided into three classes, namely low (65%), medium (24%), and high (11%) with a value range of 0 to 100. The study shows that the use of high-resolution aerial photographs is effective in spatially mapping walkability parameters. Additionally, the studyrecommends improving crossing facilities, amenities, and the physical condition of sidewalks on roads with low indices to create a safe, comfortable, and sustainable walking environment.

Kata Kunci : walkability index, jalur pedestrian, peta citra foto udara, interpretasi visual, Sistem Informasi Geografis, Surabaya Pusat

  1. S1-2025-473719-abstract.pdf  
  2. S1-2025-473719-bibliography.pdf  
  3. S1-2025-473719-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2025-473719-title.pdf