Laporkan Masalah

Dari Permainan Video, Alternate Reality Games, hingga Seni Penggemar: Ekspansi Dunia Cerita Arknights Melalui Transmedia Storytelling

Nurfathi Robi, Prof. Dr. Faruk, S.U.

2025 | Tesis | S2 Sastra

Dalam perkembangannya, bentuk-bentuk naratif kini tidak lagi terikat pada satu bentuk/jenis media saja, melainkan dapat melibatkan konstelasi media-media yang saling mendukung untuk merepresentasikan dunia cerita yang sama. Fenomena ini, dewasa ini, dikenal dengan istilahtransmedia storytelling”. Fenomena ini tidak hanya membawa arah baru pada dunia hiburan, tapi juga memiliki implikasi akademis, khususnya di bidang sastra. Naratologi kontemporer, kini tidak lagi hanya mengkaji karya-karya berbentuk verbal, seperti prosa dan puisi, tapi juga merangsek ke dalam media-media lain: seperti komik, permainan video, musik, dan lain sebagainya, memungkinkan naratologi untuk mendedah persoalantransmedia storytelling”. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bentuk dari fenomena tersebut, meliputi karakteristik media, implikasinya pada wujud naratif, sekaligus melihat peran masing-masing media bagi dunia cerita suatu franchise naratif . Adapun objek material dalam penelitian ini adalah Arknights. Franchise ini pertama kali diperkenalkan kepada publik sebagai permainan video bergenregacha” dan “strategy” pada tahun 2019. Signifikansi objek material terhadap masalah penelitian adalah pemanfaatan ragam media sebagai medium untuk merepresentasikan dunia cerita, meliputi: permainan videonya itu sendiri, teka-teki digital atau Alternate Reality Games (ARG), dan komik. Di samping itu, unsur partisipatif juga menguat dengan munculnya karya-karya seni penggemar, seperti komik dan musik penggemar. Kerangka teoritis yang digunakan dalam penelitian ini dapat dikategorisasi menjadi tiga kerangka konseptual: 1) dunia cerita, yang memberikan kejelasan ontologis bagi masalah penelitian; 2) transmedia naratologi sebagai dasar untuk mengkaji peran naratif masing-masing media bagi dunia cerita; dan 3) dimensi media yang dikemukakan oleh Marie-Laure Ryan sebagai pisau dedah untuk menganalisis karakteristik media. Penelitian ini berbasis penelitian kualitatif-analitik dengan metodologi yang berpusat pada analisis media dan perbandingan antarmedia. Hasil dari penelitian ini menemukan bahwa setiap media memiliki karakteristik masing-masing dalam representasi cerita. Implikasinya, setiap media memiliki peran masing-masing bagi representasi dan ekspansi dunia cerita Arknights.

In its development, narrative forms are no longer bound to a single form/type of media, but can involve a constellation of media that support each other to represent the same story world. This phenomenon is nowadays known as "transmedia storytelling." This phenomenon not only brings a new direction to the world of entertainment but also has academic implications, particularly in the field of literature. Contemporary narratology no longer only studies works in verbal form, such as prose and poetry, but also delves into other media: such as comics, video games, music, and others, allowing narratology to dissect the issue of "transmedia storytelling." This study aims to examine the form of this phenomenon, including media characteristics, its implications on narrative form, as well as to observe the role of each medium for the storyworlds of a narrative franchise. The material object of this study is Arknights. This franchise was first introduced to the public as a "gacha" and "strategy" genre video game in 2019. The significance of the material object to the research problem lies in its utilization of various media as a medium to represent the story world, including: the video game itself, digital puzzles or Alternate Reality Games (ARGs), and comics. In addition, the participatory element of this franchise transmedial nature is also strengthened by the emergence of fan art works, such as fan comics and fan music. The theoretical framework used in this study can be categorized into three conceptual frameworks: 1) the story world, which provides ontological clarity to the research problem; 2) transmedia narratology as a basis to examine the narrative role of each medium for the story world; and 3) the media dimensions proposed by Marie-Laure Ryan as analytical tools to analyze each media characteristics. This study is based on qualitative-analytical research with a methodology centered on media analysis and inter-media comparison. The results of this study find that each medium has its own characteristics in story representation. The implication is that each media has its own role in representing and expanding the storyworld of Arknights.

Kata Kunci : transmedia storytelling, dunia cerita, Arknights, media, naratif

  1. S2-2025-513186-abstract.pdf  
  2. S2-2025-513186-bibliography.pdf  
  3. S2-2025-513186-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2025-513186-title.pdf