Laporkan Masalah

Penerimaan Petani terhadap Pemanfaatan Aplikasi Digital Pada Usaha Tani Bawang Merah di Kabupaten Kulon Progo

Najmi Shafa Fadila, Prof. Dr. Ir. Irham, M.Sc.; Dr. Ir. Lestari Rahayu Waluyati, M.P.

2025 | Skripsi | SOS.EK. PERTANIAN (AGROBISNIS)

Globalisasi dan revolusi industri 4.0 membawa perubahan dimana teknologi memiliki peran krusial dalam sektor pertanian yang menuntut petani untuk dapat beradaptasi dengan penerapan teknologi tersebut. Teknologi yang dimaksud dalam penelitian ini adalah penggunaan aplikasi digital pada smartphone yang tingkat penerimaannya dapat diukur menggunakan pendekatan Technology Acceptance Model (TAM). Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui tingkat kemudahan dan kemanfaatan penggunaan aplikasi digital; (2) mengetahui sikap pengguna, niat menggunakan, dan penggunaan aktual aplikasi digital; dan (3) mengetahui faktor-faktor yang memengaruhi penggunaan aktual aplikasi digital oleh petani pada usaha tani bawang merah. Penelitian dilakukan pada musim tanam ketiga tahun 2024 di Kapanewon Sentolo dan Panjatan yang merepresentasikan Kabupaten Kulon Progo. Jumlah responden ditentukan secara simple random sampling sebanyak 80 petani bawang merah di Kapanewon Sentolo dan Panjatan. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dengan bantuan kuesioner yang kemudian dianalisis menggunakan analisis scoring dan analisis jalur (path analysis). Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) kemudahan dan kemanfaatan penggunaan aplikasi digital berada pada kategori tinggi; (2) sikap pengguna berada pada kategori tinggi, sedangkan niat menggunakan dan penggunaan aktual berada pada kategori sedang; dan (3) kemudahan penggunaan aplikasi digital berpengaruh positif terhadap kemanfaatan dan sikap menggunakan aplikasi digital, kemanfaatan dan sikap menggunakan aplikasi digital berpengaruh positif terhadap niat menggunakan aplikasi digital, serta niat menggunakan aplikasi digital berpengaruh positif terhadap penggunaan aktual aplikasi digital pada usaha tani bawang merah.

Globalization and the industrial revolution 4.0 have brought changes in which technology plays crucial role in the agricultural sector, demanding farmers to adapt to its implementation. The intended technology in this research is the use of digital application on smartphone, the acceptance level of the technology can be measured using the Technology Acceptance Model (TAM) approach. This research aims to (1) determine the level of ease and usefulness of using digital application; (2) determine user attitudes, intention to use, and actual use of digital application; (3) identify the factors that influence the actual use of digital application by farmers in shallot farming. The research was conducted during third planting season of 2024 in the Sub-distric Sentolo and Panjatan that represent District Kulon Progo. The number of respondents was determined through simple random sampling consisting 80 shallot farmers in Sentolo and Panjatan. The data collection was carried out through interviews using questionnaires which is then analyzed using scoring analysis and path analysis. The results indicate that (1) the ease and usefulness of using the digital application are in the high category; (2) user attitudes is in the high category, while the intention to use and actual use are in the moderate category; and (3) the ease of use has a positive impact on the usefulness and attitude toward using digital applications, the usefulness and attitude has positively affect the intention to use digital applications, and the intention to use has a positive impact on actual use digital application in shallot farming.

Kata Kunci : penerimaan teknologi, aplikasi digital, usaha tani bawang merah

  1. S1-2025-474589-abstract.pdf  
  2. S1-2025-474589-bibliography.pdf  
  3. S1-2025-474589-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2025-474589-title.pdf