PENGEMBANGAN MODEL PENGAMBILAN KEPUTUSAN MULTI-KRITERIA UNTUK PEMILIHAN PEMASOK YANG MENGINTEGRASIKAN TRADITIONAL CRITERIA DAN GREEN CRITERIA
Odik Saka Aji Pratama, Dr. Irwan Endrayanto Aluicius, S.Si., M.Sc.
2025 | Skripsi | MATEMATIKA
Pada skripsi ini diterapkan sebuah model pengambilan keputusan multi
kriteria (MCDM) untuk seleksi pemasok yang mengintegrasikan kriteria tradisional
(misalnya biaya, kualitas, dan waktu pengantaran) dan kriteria hijau (misalnya bahan
ramah lingkungan, pengolahan limbah, dan emisi karbon). Model yang diusulkan
memadukan AHP untuk menentukan bobot kepentingan antar kelompok kriteria dan
Fuzzy TOPSIS untuk mengevaluasi serta meranking alternatif pemasok menggu
nakan bilangan fuzzy segitiga (TFN). Pada skripsi ini disajikan sebuah studi kasus
simulasi sebagai ilustrasi langkah-langkah perhitungan mulai dari pembobotan AHP,
normalisasi dan pembobotan TFN, hingga penghitungan closeness coefficient per
kategori dan bobot preferensi gabungan. Pada bagian hasil simulasi ditunjukkan ba
gaimana prioritas kebijakan (bobot global AHP) dapat memengaruhi peringkat akhir
tetapi perlu ditekankan bahwa hasil numerik studi kasus bersifat ilustratif. Kontribusi
utama penelitian ini adalah pengembangan prosedur dan kerangka metodologis yang
dapat diterapkan pada data riil. Model ini diharapkan menjadi alat bantu keputusan
yang praktis bagi perusahaan yang ingin menyeimbangkan keuntungan operasional
dan keberlanjutan lingkungan.
Kata kunci: MCDM (Multi-Criteria Decision Making), AHP, Fuzzy TOPSIS,
pemilihan pemasok, kriteria hijau.
In this thesis, a multi-criteria decision-making (MCDM) model is applied for
supplier selection, integrating traditional criteria (e.g., cost, quality, and delivery time)
and green criteria (e.g., environmentally friendly materials, waste management, and
carbon emissions). The proposed model combines the Analytic Hierarchy Process
(AHP) to determine the importance weights between criteria groups and Fuzzy
TOPSIS to evaluate and rank supplier alternatives using triangular fuzzy numbers
(TFNs). In this study, a simulation case study is presented to illustrate the calculation
steps, starting from AHP weighting, normalization and weighting of TFNs, to the
calculation of the closeness coefficient for each category and the combined preference
weights. The simulation results is demonstrated how policy priorities (AHP global
weights) can influence the final ranking, but it must be emphasized that the numerical
results of the case study are illustrative. The main contribution of this research is the
development of a procedure and a methodological framework that can be applied
to real world data. This model is expected to serve as a practical decision-support
tool for companies aiming to balance operational profitability with environmental
sustainability.
Keywords: MCDM (Multi-Criteria Decision Making), AHP, Fuzzy TOPSIS,
supplier selection, green criteria.
Kata Kunci : Kata kunci: MCDM (Multi-Criteria Decision Making), AHP, Fuzzy TOPSIS, pemilihan pemasok, kriteria hijau.