Laporkan Masalah

Studi komparatif kualitas rumah dan lingkungan rumah susun dan bukan rumah susun dalam upaya peremajaan kota Yogyakarta

Erma Dwi Purwantini, Dr. Sri Rum Giyarsih, S.Si., M.Si.

2010 | Skripsi | S1 GEOGRAFI DAN ILMU LINGKUNGAN

Penelitian ini mengambil dua kampung di Kota Yogyakarta yang memiliki ciri yang berbeda yaitu Kampung Cokrodirjan sebagai permukiman rumah susun dan Kampung Gemblakan Bawah sebagai permukiman bukan rumah susun. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui (1) perbedaan antara kualitas rumah dan lingkungan rumah susun dan bukan rumah susun, (2) perbedaan kondisi sosial ekonomi penghuni rusunawa dibandingkan dengan warga sekitar, (3) peningkatan pendapatan rumahtangga penghuni rusunawa Cokrodirjan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survei lapangan yaitu metode yang mengambil sampel dari suatu populasi dengan random sampling dan menggunakan kuesioner sebagai alat pengumpulan data yang pokok. Responden yang dipilih adalah kepala keluarga yang memiliki rumah dan berdomisili di daerah penelitian yang merupakan penduduk asli maupun pendatang yang pada tahun 2010 masih bertempat tinggal di daerah penelitian. Teknik analisis yang digunakan adalah analisis kuantitatif dengan uji statistik Uji T-Test, tabel frekuensi, skoring, serta didukung analisis kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) terdapat perbedaan kualitas rumah dan lingkungan pada permukiman rumah susun (Kampung Cokrodirjan) dan permukiman bukan rumah susun (Kampung Gemblakan Bawah) dengan kualitas rumah dan lingkungan rumah susun lebih baik dibandingkan dengan bukan rumah susun, (2) terdapat perbedaan karakteristik sosial ekonomi Kampung Cokrodirjan dan Kampung Gemblakan Bawah, kampung rumah susun menunjukkan karakteristik homogenitas dan kampung bukan rumah susun karakteristik heterogenitas, (3) rumah susun sederhana sewa mampu meningkatkan pendapatan rumah tangga penghuninya.

This research takes two villages in the city of Yogyakarta, which has different characteristics namely Cokrodirjan Village (Kampung CCokrodirjan) as residential flats and Gemblakan Lower Village (Kampung Gemblakan Bawah) as a non-flats settlement. The purposes of this research are to figure out several things. The first thing is to figure out the difference between the quality of house and environment in the flats and non-flats. The second thing is to figure out the differences of social-economic condition between the dwellers in the rental flat housing and the surrounding dwellers. And the last thing is to figure out the increasing income of the dwellers in the Cokrodirjan rental flat housing. The method that is used in this research is survey on field which will take some samples from a population with random sampling. This method will also use questionnaire as a means to collect major data. The respondents are the head of households who own house and settle at the area of research. The respondents could be natives or new comers who still live in that location in 2010. The analysis technique of this research used quantitative analysis with a T-Test statistical test, frequency tables, scoring, and also supported by qualitative analysis. The result of this research shows that, first, there are differences between the quality of house and environment of flats (Kampung Cokrodirjan) and non-flats (Kampung Gemblakan Bawah). It shows that the quality of house and environment in the flats is better than in the non-flats area. Second, there are some differences on the characteristic of social-economic in Cokrodirjan Village and Gemblakan Lower Villag, flats shows homogenity characteristic and not-flats heterogenity characteristic. Third, it shows that rental flat housing could increase the income of its dwellers.

Kata Kunci : kualitas, rumah dan lingkungan, rumah susun, bukan rumah susun,quality, house and environment, flat, non-flat

  1. S1-2010-197847-Abstract.pdf  
  2. S1-2010-197847-Bibliography.pdf  
  3. S1-2010-197847-TableofContent.pdf  
  4. S1-2010-197847-Title.pdf