Rekomendasi lokasi tambang bahan galian golongan B khususnya Emas dan Tembaga dengan memanfaatkan teknik penginderaan jauh dan sistem informasi geografis dikecamatan Selogiri Wonogiri, Kecamatan Bulu Sukoharjo dan sekitarnya
Elis Molidena, Dr. Prapto Suharsono, M.Sc.
2009 | Skripsi | S1 KARTOGRAFI DAN PENGINDERAAN JAUHKecamatan Selogiri, Kabupaten Wonogiri, Kecamatan Bulu, Kabupaten Sukoharjo dan sekitarnya di pilih sebagai lokasi penelitian karena memiliki kondisi geomorfologis yang unik dan berdasarkan genesisnya, proses yang terjadi di daerah penelitian merupakan suatu proses geomorfologi yang kompleks. Pada awal terjadinya proses yang dominan adalah proses volkanik, kemudian setelah proses volkanik berhenti, dilanjutkan oleh proses struktural yang menyebabkan terjadinya patahan yang memanjang berarah Barat Laut-Tenggara, kemudian setelah proses struktural berhenti, proses yang dominan terjadi adalah erosi sehingga saat ini bentuklahan pada daerah penelitian adalah bentuklahan asal proses denudasional. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana citra penginderaan jauh dapat digunakan untuk mendeteksi fenomena keberadaan emas dan tembaga melalui pendekatan bentuklahan dan geologi. Data yang digunakan adalah foto udara inframerah berwarna dan peta-peta dasar seperti peta geologi lembar Surakarta 1:100.000, peta RBI lembar Wonogiri dan lembar Manyaran. Metode analisi yang digunakan adalah analisis fotomorfik dimana analisis ini menilai karakteristik citra untuk memperoleh hasil berupa peta rekomendasi lokasi tambang emas dan tembaga. Diperoleh hasil bahwa di dusun Geritan, Ngelenggong, Kalipuru, Blalit, Ceperen dan Ngelo di Kecamatan Selogiri, Kabupaten Wonogiri dapat direkomendasikan sebagai lokasi tambang emas dan tembaga, dikarenakan pada daerah tersebut ditemukan pola kelurusan dan bukit intrusi yang merupakan indikasi dari keberadaan emas dan tembaga.
Kata Kunci : Bahan galian emas dan tembaga, Citra Penginderaan Jauh dan SIG,Gold and copper, Remotelysensed image dan GIS,Bulu,Sukoharjo,Jawa Tengah