ANALISIS DAN PERBAIKAN KUALITAS PELAYANAN CHOKY SPAGHETTI CABANG JONGKE DENGAN MODEL DINESERV DAN PENDEKATAN LEAN SERVICE
Brina Oktasahara, Rocky Adiguna, S.E., M.Sc., Ph.D.
2025 | Skripsi | MANAJEMEN
Choky Spaghetti merupakan restoran di Yogyakarta yang dikenal dengan menu steak dan pasta harga terjangkau. Berdiri sejak 2018, restoran ini telah memiliki lima cabang dan mendapatkan penilaian tinggi di aplikasi pemesanan online, termasuk status sebagai restoran “terlaris” serta top pencarian kategori steak dan pasta. Namun, cabang Jongke menunjukkan penilaian Google Review yang lebih rendah (4,5/5) dibanding cabang lain (rata-rata 4,8/5), dengan ulasan negatif umumnya berasal dari pengalaman dine-in. Penelitian ini bertujuan meningkatkan kualitas pelayanan di cabang Jongke dengan menggunakan model DINESERV, yang menilai kesenjangan antara harapan dan persepsi pelanggan berdasarkan 29 atribut dalam lima dimensi pelayanan. Data dianalisis menggunakan Importance-Performance Analysis (IPA) untuk memetakan atribut ke dalam empat kuadran berdasarkan tingkat kepentingan dan kinerja, serta pendekatan Lean Service untuk mengidentifikasi aktivitas pemborosan yang memengaruhi kualitas pelayanan. Metode yang digunakan adalah penelitian deskriptif berbasis studi kasus dengan pendekatan kuantitatif. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan observasi. Hasil menunjukkan adanya gap rata-rata sebesar -0,297 (harapan: 4,231; persepsi: 3,934), yang menandakan pelayanan belum memenuhi ekspektasi pelanggan. IPA menunjukkan dua atribut perlu diperbaiki segera, sementara Lean Service mengungkap adanya aktivitas tidak bernilai tambah berupa delay. Solusi yang diusulkan mencakup: fokus pada customer value activity, digitalisasi pemesanan dan pembayaran melalui QR code, serta penyesuaian tata letak ruang di outlet baru.
Choky Spaghetti is a
restaurant in Yogyakarta known for its affordable steak and pasta. Established
in 2018, it now operates five branches and has received high ratings on food
delivery apps, being listed as a “best-selling” restaurant and a top search
result in the steak and pasta category. However, the Jongke branch has a lower
Google Review rating (4.5/5) compared to others (average 4.8/5), with most
negative reviews coming from dine-in experiences. This study aims to improve
the service quality at the Jongke branch using the DINESERV model, which
measures the gap between customer expectations and perceptions across 29
service attributes categorized into five dimensions. The data is further
analyzed using Importance-Performance Analysis to map attributes into four
quadrants based on importance and performance, and the Lean Service approach is
used to identify wasteful activities that affect service quality. A descriptive
case study with a quantitative approach was employed. Data was collected
through questionnaires and observations. The results show an average gap of
-0.297 (expectation: 4.231; perception: 3.934), indicating that overall service
has not yet met customer expectations. Importance-Performance Analysis identified
two attributes that require immediate improvement, while Lean Service analysis
revealed non-value-added activities in the form of delays. Recommended
solutions include focusing on customer value activities, implementing digital
ordering and payment through QR codes, and adjusting the layout of the new
outlet space.
Kata Kunci : Choky Spaghetti, kualitas pelayanan, DINESERV, Importance Performance Analysis, Lean Service.