Penggunaan Chatgpt 4.0 untuk Deteksi Kecurangan pada Laporan Keuangan
Rhenal Marcelini, Arika Artiningsih, S.E., M.Acc., M.Com., M.Res., Ph.D
2025 | Skripsi | AKUNTANSI
Deteksi kecurangan pada laporan keuangan merupakan proses investigasi dan analisis untuk mengidentifikasi tindakan penyajian informasi yang salah atau penghilangan data secara sengaja dalam laporan keuangan. Penggunaan ChatGPT versi 4.0 sebagai alat deteksi kecurangan dapat membantu investigator ataupun auditor untuk menemukan berbagai red flags dalam laporan keuangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kemampuan dan keterbatasan, cara kerja dengan prompt engineering, dan tema/pola yang dibentuk oleh ChatGPT 4.0. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis statistik deskriptif dan analisis tematik yang berdasarkan pada studi dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ChatGPT 4.0 dengan prompt engineering mampu mengidentifikasi berbagai red flags dalam deteksi kecurangan laporan keuangan. Tema yang ditemukan oleh ChatGPT 4.0 mendorong adanya wawasan baru untuk mengkategorisasikan perusahaan fraud ataupun non-fraud. Akan tetapi, penggunaan ChatGPT 4.0 harus mendapatkan pengujian dan validasi oleh tenaga profesional dikarenakan ketidaksempurnaan algoritma ataupun mesin yang bekerja di teknologi tersebut.
Financial statement fraud detection is an investigative and analytical process to identify the intentional misrepresentation or omission of data within financial reports. Using ChatGPT 4.0 as a fraud detection tool can assist investigators and auditors in identifying various red flags. This research aims to identify the capabilities and limitations of ChatGPT 4.0, its operational mechanism through prompt engineering, and the themes or patterns it generates. The methodology employed in this study includes descriptive statistical analysis and thematic analysis based on a documentary study. When guided by prompt engineering, the findings indicate that ChatGPT 4.0 can identify various red flags in financial statement fraud detection. The themes identified by the model offer new insights for categorizing companies as fraudulent or non-fraudulent. However, the application of ChatGPT 4.0 necessitates testing and validation by professionals due to the inherent imperfections of the algorithms and machinery within the technology.
Kata Kunci : Deteksi kecurangan, ChatGPT 4.0, red flags, prompt engineering