Laporkan Masalah

Distribusi spasial tingkat kerentanan longsor dan kejadian longsor aktual di kecamatan Gedangsari kabupaten Gunungkidul

Dwi Aris Widiatmoko, Dr. Djati Mardiatno, M.Si.

2010 | Skripsi | S1 GEOGRAFI DAN ILMU LINGKUNGAN

Penelitian ini dilakukan di Kecamatan Gedangsari, Kabupaten Gunungkidul. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui distribusi tingkat kerentanan longsor, kejadian longsor aktual serta mengetahui tingkat kerentanan longsor pada lokasi permukiman. Metode yang digunakan yaitu metode survei dengan teknik pengambilan sampel secara stratified berdasarkan satuan medan. Penentuan tingkat kerentanan longsor ditentukan dengan metode pengharkatan, dan untuk mengetahui lokasi permukiman digunakan metode overlaying. Hasil penelitan menunjukkan bahwa terdapat tiga tingkat kerentanan longsor di Kecamatan Gedangsari, yaitu tingkat kerentanan longsor rendah sedang dan tinggi. Tingkat kerentanan longsor rendah seluas 1735,9 ha (24,47%), tingkat kerentanan longsor sedang seluas 3112,7 ha (45,68%) dan tingkat kerentanan longsor tinggi seluas 1965,6 ha atau (28,86%). Kawasan permukiman seluas 39,1 ha (6,43%) berada pada tingkat kerentanan longsor tinggi. Berdasarkan analisis buffering, kejadian longsor aktual banyak ditemukan berdekatan dengan jalan lain akibat pemotongan lereng tanpa memperhatikan kestabilan lerengnya. Terdapat beberapa tipe longsor yang dijumpai di Kecamatan Gedangsari antara lain rockfall, debris slides dan mudflow. Upaya mitigasi terhadap longsor harus dilakukan khususya pada lokasi permukiman dengan tingkat kerentanan longsor yang tinggi guna meminimalkan risiko.

-

Kata Kunci : Kerentanan longsor, Satuan medan, Analisis buffering,Gedangsari,Gunungkidul,DIY

  1. S1-2010-197874-Abstract.pdf  
  2. S1-2010-197874-Bibliography.pdf  
  3. S1-2010-197874-TableofContent.pdf  
  4. S1-2010-197874-Title.pdf