Laporkan Masalah

Uji akurasi klasifikasi berbasis jaringan syaraf tiruan pada pemetaan tutupan lahan sebagian wilayah Yogyakarta

Diah Ayu Purnama Sari, Drs. Projo Danoedoro, M.Sc., Ph.D.

2010 | Skripsi | S1 KARTOGRAFI DAN PENGINDERAAN JAUH

Penelitian ini didasarkan pada asumsi bahwa keberagaman dan kompleksitas kenampakan permukaan bumi, khususnya pada obyek tutupan lahan memerlukan suatu sistem klasifikasi yang lebih fleksibel terhadap spektral tutupan lahan serta mampu mengkombinasikan data spektral tutupan lahan dengan data non-spektral obyek contohnya seperti data elevasi (Digital Surface Model) dan kemiringan lereng. Hal ini harapannya mampu untuk memperbaiki kualitas data klasifikasi yang selanjutnya akan digunakan untuk pemetaan tutupan lahan. Adapun tujuan penelitian ini adalah melakukan pengujian akurasi klasifikasi tutupan lahan dari citra penginderaan jauh dengan cara, 1) Menggunakan sistem klasifikasi Jaringan Syaraf Tiruan Multilayer Perceptron dengan Algoritma Rambat Balik (Back Propagation Algorithm) melalui beberapa tahapan perlakuan terhadap parameter, jumlah kelas dan jumlah salurannya (spektral band) serta setelah digabungkan dengan data non spektral khususnya DSM (Digital Surface Model) dan kemiringan lereng, 2) Menggunakan beberapa alternatif jumlah Hidden Layer (Lapisan tersembunyi) pada parameter masukan sistem klasifikasi jaringan syaraf tiruan. Metode pengambilan sampling pada penelitian ini menggunakan cara Stratified Random Sampling dengan jumlah titik uji yang disesuaikan dengan jumlah persebaran tutupan lahan yang akan dibuktikan dilapangan. Titik-titik ini untuk selanjutnya akan digunakan sebagai salah satu parameter masukan dalam bentuk ROI (Region of Interest) pada eksekusi klasifikasi metode Jaringan Syaraf Tiruan, disamping parameter-parameter masukan lainnya yang diatur dalam 12 simulasi parameter dan 6 (enam) buah kombinasi saluran spektral dan non spektral. Hasil klasifikasi untuk tahap selanjutnya akan diuji dengan menggunakan matriks kesalahan (Confussion Matrix) dan indeks Kappa. Akurasi klasifikasi tutupan lahan tertinggi dihasilkan pada kombinasi saluran spektral yaitu kombinasi 4 saluran (pada simulasi JST 6 dengan Jumlah Layer tersembunyi 1 buah) sebesar 82,49% dan indeks Kappa 0,7868. Hal ini membuktikan bahwa penambahan data non spektral khususnya DSM (Digital Surface Model) dan Lereng (Slope) serta penambahan jumlah layer tersembunyi (hidden layer) yang tidak didampingi dengan pengubahan waktu iterasi tidak akan mampu untuk menambah akurasi hasil klasifikasi tutupan lahan.

-

Kata Kunci : Tutupan Lahan, Jaringan Syaraf Tiruan, Layer Tersembunyi, Klasifikasi Digital,Yogyakarta,DIY

  1. S1-2010-171791-Abstract.pdf  
  2. S1-2010-171791-Bibliography.pdf  
  3. S1-2010-171791-TableofContent.pdf  
  4. S1-2010-171791-Title.pdf