The Influence of Digital Transformation and Perceived Organizational Culture on Employee Retention: A Case Study of Startup Companies in Indonesia
Rijal Reswara, Prof. Amin Wibowo, S.E., M.B.A., Ph.D.
2025 | Skripsi | MANAJEMEN
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji pengaruh transformasi digital dan persepsi budaya organisasi terhadap retensi karyawan pada perusahaan startup di Indonesia. Konteks startup dipilih karena lingkungannya yang dinamis serta adopsi teknologi yang tinggi, yang menimbulkan tantangan signifikan dalam menjaga stabilitas tenaga kerja. Penelitian ini menggunakan desain penelitian cross-sectional, dengan data yang dikumpulkan dari 197 karyawan yang bekerja di berbagai startup di Indonesia melalui survei online menggunakan instrumen terstandarisasi untuk mengukur transformasi digital, persepsi budaya organisasi, dan retensi karyawan. Analisis dilakukan menggunakan Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa baik transformasi digital maupun persepsi budaya organisasi berpengaruh positif terhadap retensi karyawan, yang mengindikasikan bahwa karyawan yang menilai organisasinya maju secara digital dan memiliki budaya yang suportif cenderung lebih mungkin untuk bertahan. Studi ini memberikan kontribusi baru dengan menghadirkan bukti empiris mengenai bagaimana digitalisasi dan budaya organisasi secara bersama-sama membentuk retensi karyawan dalam konteks startup, yang hingga kini masih relatif kurang dieksplorasi, terutama di negara berkembang. Penelitian dilakukan dengan metode purposive sampling pada lingkungan startup di Indonesia, sehingga membatasi generalisasi temuan; studi lanjutan disarankan untuk menggunakan desain longitudinal dan memasukkan faktor lain seperti gaya kepemimpinan atau psychological safety. Implikasi hasil penelitian ini adalah para pendiri startup dan praktisi HR perlu menyeimbangkan investasi dalam kapabilitas digital dengan pengembangan budaya organisasi yang suportif agar dapat memastikan retensi karyawan yang berkelanjutan.
The purpose of this study was to examine the influence of digital transformation and perceived organizational culture on employee retention in startup companies in Indonesia.. The startup context was chosen because of its dynamic environment and high technology adoption, which create significant challenges in maintaining workforce stability. A cross-sectional research design was applied, and data were collected from 197 employees working at various Indonesian startups using an online survey with validated scales measuring digital transformation, perceived organizational culture, and employee retention. The analysis was conducted using Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM). The findings reveal that both digital transformation and perceived organizational culture positively influence employee retention, suggesting that employees who perceive their organizations as digitally advanced and culturally supportive are more likely to stay. This study makes a novel contribution by providing empirical evidence on how digitalization and organizational culture jointly shape employee retention in startup contexts, which remains an underexplored area, especially in emerging economies. The research was conducted with purposive sampling within the Indonesian startup environment, limiting the generalizability of the findings; future studies could adopt longitudinal designs and incorporate other factors such as leadership style or psychological safety. The results imply that startup founders and HR practitioners should balance investments in digital capabilities with the cultivation of a supportive organizational culture to ensure sustainable employee retention.
Kata Kunci : Digital Transformation, Perceived Organizational Culture, Employee Retention, Startup Companies