Pengaruh Pembiayaan Rumah Subsidi terhadap Kepemilikan Rumah di Indonesia
Elis Widanengsih, Diyah Putriani, S.E., M.Ec., Ph.D; Uswatun Khasanah, M.Si., MAPPI (Cert.)
2025 | Tesis | S2 Magister Ek.Pembangunan
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pembiayaan rumah subsidi terhadap kepemilikan rumah di Indonesia. Dalam konteks ini, pembiayaan rumah subsidi melalui program Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) diharapkan dapat meningkatkan akses masyarakat terhadap rumah yang terjangkau, terutama bagi kelompok berpenghasilan rendah. Penelitian ini juga mengkaji pengaruh faktor-faktor lain seperti jumlah penduduk, PDRB per kapita, tingkat pengangguran, dan ketimpangan pendapatan terhadap kepemilikan rumah. Metode yang digunakan adalah analisis regresi data panel dengan pendekatan efek tetap, yang mencakup data dari 33 provinsi di Indonesia selama periode 2010–2024.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembiayaan rumah subsidi memiliki pengaruh positif terhadap kepemilikan rumah, meskipun pengaruhnya tidak signifikan secara statistik. Faktor PDRB per kapita terbukti berpengaruh signifikan positif terhadap kemampuan masyarakat untuk membeli rumah. Sebaliknya, jumlah penduduk dan tingkat pengangguran menunjukkan pengaruh negatif signifikan terhadap kepemilikan rumah. Ketimpangan pendapatan tidak menunjukkan pengaruh signifikan, meskipun ada perbedaan yang besar dalam akses rumah di berbagai lapisan masyarakat.
Penelitian ini memberikan wawasan penting mengenai efektivitas program pembiayaan rumah subsidi dalam meningkatkan kepemilikan rumah di Indonesia, serta mengidentifikasi tantangan struktural dan kebijakan yang perlu diperbaiki untuk mencapai tujuan keterjangkauan perumahan yang lebih merata. Diharapkan hasil penelitian ini dapat menjadi dasar bagi perumusan kebijakan yang lebih efektif dalam sektor perumahan di Indonesia.
This study aims to analyze the impact of subsidized housing financing on homeownership in Indonesia. In this context, subsidized housing financing through the Housing Liquidity Financing Facility (FLPP) program is expected to increase access to affordable housing, especially for low-income groups. The study also examines the impact of other factors such as population size, GDP per capita, unemployment rate, and income inequality on homeownership. The method used is panel data regression analysis with a fixed-effects approach, using data from 33 provinces in Indonesia over the period from 2010 to 2024.
The results show that subsidized housing financing has a positive effect on homeownership, although the effect is not statistically significant. The GDP per capita factor significantly positively affects the ability of individuals to purchase homes. Conversely, population size and unemployment rate have a significant negative effect on homeownership. Income inequality does not have a significant effect, although there are substantial differences in access to housing across various social strata.
This research provides valuable insights into the effectiveness of subsidized housing financing programs in increasing homeownership in Indonesia, as well as identifying structural challenges and policies that need improvement to achieve more equitable housing affordability. It is hoped that the findings of this study can serve as a basis for the formulation of more effective housing policies in Indonesia.
Kata Kunci : pembiayaan rumah subsidi, kepemilikan rumah, FLPP