Laporkan Masalah

KOMUNIKASI PENGUATAN IDENTITAS LEMBAGA (Studi Counter-Narrative Oleh Tim Humas BRIN Untuk Penguatan Identitas Organisasi Lembaga Riset Nasional Tahun 2021-2023)

Agung Nugroho, Prof. Dr. phil. Hermin Indah Wahyuni, M.Si.

2025 | Tesis | S2 Ilmu Komunikasi

Transformasi Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) sebagai entitas tunggal riset nasional menghadirkan tantangan bagi stabilitas identitas kelembagaan di tengah ekspektasi publik dan sorotan media. Kontruksi realitas dari luar lembaga menunjukkan adanya ketidakselarasan antara identitas ideal BRIN dan persepsi publik yang berkembang. Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana proses counter-narrative dijalankan oleh Humas BRIN dalam memperkuat identitas kelembagaan. Dengan menggunakan metode studi kasus, penelitian ini menelaah dinamika komunikasi kelembagaan BRIN melalui tiga kerangka teoretis: Reflective Organization (Susanne Holmström), Autopoiesis (Niklas Luhmann), dan Image Repair Theory (William L. Benoit). Temuan penelitian memperlihatkan bahwa strategi counter-narrative dilakukan melalui seleksi isu yang dianggap relevan, penguatan narasi berbasis riset dan inovasi, serta koordinasi internal dalam merumuskan respon terhadap narasi yang berkembang. Proses ini berlangsung melalui dua tahap utama: deteksi isu berdasarkan klasifikasi dan kebijakan internal, serta implementasi narasi oleh tim kehumasan BRIN. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi reflektif bukan hanya berfungsi sebagai respon atas isu, tetapi juga menjadi instrumen penting untuk menegaskan identitas organisasi di tengah dinamika sosial yang kompleks. Identitas BRIN dibangun secara berkelanjutan melalui kombinasi logika internal dan penyesuaian terhadap lingkungan komunikasi. Namun, identitas internal yang dikonstruksi melalui narasi organisasi belum sepenuhnya selaras dengan konstruksi publik, sehingga mencerminkan kecenderungan blind reflexivity saat organisasi lebih terpusat pada logika internalnya dan belum cukup memberi perhatian pada pandangan dari pihak luar lembaga.

The transformation of the National Research and Innovation Agency (BRIN) into a single national research entity presents challenges to the stability of institutional identity amidst public expectations and media scrutiny. The construction of reality from outside the institution indicates a misalignment between BRIN’s ideal identity and the evolving public perception. This study aims to understand how the counter-narrative process is carried out by BRIN’s Public Relations in strengthening institutional identity. Using a case study method, this research examines the dynamics of BRIN’s organizational communication through three theoretical frameworks: Reflective Organization (Susanne Holmström), Autopoiesis (Niklas Luhmann), and Image Repair Theory (William L. Benoit). The findings show that counter-narrative strategies are conducted through issue selection deemed relevant, the reinforcement of narratives based on research and innovation, and internal coordination in formulating responses to the narratives that emerge. This process occurs in two main stages: issue detection based on classification and internal policy, and the implementation of narratives by BRIN’s Public Relations team. The results indicate that reflective communication functions not only as a response to issues but also as a crucial instrument to reaffirm organizational identity amid complex social dynamics. BRIN’s identity is continuously constructed through a combination of internal logic and adaptation to the communication environment. However, the internal identity constructed through organizational narratives has not been fully aligned with public constructions, reflecting a tendency toward blind reflexivity when the organization remains centered on its internal logic and does not sufficiently consider external perspectives.

Kata Kunci : Kata Kunci: Counter-Narrative, Komunikasi Reflketif, Autopopiesis, Reflective Organization Theory, BRIN, Identitas Kelembagaan

  1. S2-2025-527017-abstract.pdf  
  2. S2-2025-527017-bibliography.pdf  
  3. S2-2025-527017-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2025-527017-title.pdf