Laporkan Masalah

Studi Pemanfaatan Media Sosial oleh Komunitas "Ibu Profesional" dan "Ibu-Ibu Canggih" untuk Pemberdayaan Ekonomi Perempuan

Nindyta Aisyah Dwityas, Prof. Dr.Phil. Hermin Indah Wahyuni S.IP., M.Si.

2025 | Disertasi | S3 Penyuluhan dan Komunikasi Pembangunan

Transformasi digital telah membuka ruang baru bagi perempuan, terutama ibu rumah tangga, untuk terlibat dalam aktivitas ekonomi dari lingkungan domestik. Penelitian ini bertujuan untuk memahami secara mendalam bagaimana komunitas perempuan di ruang digital, khususnya Ibu Profesional dan Ibu-Ibu Canggih, mengelola dan mengoptimalkan media sosial sebagai alat pemberdayaan ekonomi. Dengan pendekatan kualitatif melalui studi kasus dan wawancara mendalam, penelitian ini menjawab empat fokus utama: (1) kontribusi komunitas online dalam membangun ekosistem sosial yang mendukung pemberdayaan ekonomi perempuan; (2) strategi pemanfaatan dan pengelolaan media sosial oleh anggota komunitas; (3) bentuk dan karakteristik pemberdayaan ekonomi yang terwujud dalam praktik digital; dan (4) formulasi model konseptual pemberdayaan ekonomi perempuan berbasis komunitas digital dalam kerangka ICT4WE (Information and Communication Technology for Women Empowerment). Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunitas online berfungsi sebagai ruang aman, ruang belajar, dan arena kolektif yang memungkinkan perempuan mengembangkan literasi digital, membangun identitas ekonomi, serta memperluas jejaring sosial. Pemberdayaan yang dihasilkan tidak hanya bersifat ekonomi, tetapi juga sosial dan psikologis, memperkuat agensi serta meningkatkan kapasitas perempuan untuk mengambil peran dalam ekosistem ekonomi digital. Model pemberdayaan yang ditawarkan mencerminkan sinergi antara media sosial, solidaritas komunitas, dan strategi komunikasi pembangunan yang kontekstual. Penelitian ini memberikan kontribusi teoritis dan praktis bagi pengembangan kebijakan inklusif berbasis teknologi yang mendukung pembangunan gender berkelanjutan di Indonesia.

Digital transformation has opened new spaces for women—particularly housewives—to participate in economic activities from within the domestic sphere. This study aims to gain an in-depth understanding of how women’s digital communities, specifically Ibu Profesional and Ibu-Ibu Canggih, manage and optimize social media as a tool for economic empowerment. Employing a qualitative approach through case studies and in-depth interviews, this research addresses four main inquiries: (1) the role of online communities in building social ecosystems that support women’s economic empowerment; (2) the strategies used by community members to utilize and manage social media platforms; (3) the forms and characteristics of economic empowerment that emerge through digital practices; and (4) the conceptual model of women’s economic empowerment formed through the optimization of social media within these digital communities, situated within the ICT4WE (Information and Communication Technology for Women Empowerment) framework. The findings reveal that online communities serve as safe spaces, learning environments, and collective arenas that enable women to develop digital literacy, build economic identities, and expand social networks. The empowerment achieved extends beyond economics, encompassing social and psychological dimensions, strengthening agency, and enhancing women's capacity to participate in the digital economy. The proposed empowerment model reflects a synergy between social media, community solidarity, and context-based development communication strategies. This study contributes both theoretically and practically to the formulation of inclusive, technology-based policies that support gender-equitable and sustainable development in Indonesia.

Kata Kunci : Pemberdayaan ekonomi perempuan, Komunitas online, Media sosial, ICT4WE, Kewirausahaan digital, Modal sosial

  1. S3-2025-471823-abstract.pdf  
  2. S3-2025-471823-bibliography.pdf  
  3. S3-2025-471823-tableofcontent.pdf  
  4. S3-2025-471823-title.pdf