Laporkan Masalah

Koneksi Politis, Kelebihan Investasi, dan Valuasi Perusahaan di tengah Periode Kebijakan Investasi Pemerintah yang Masif: Apakah Pergeseran Klasifikasi Berperan?

Andreas Vernando, Jogiyanto Hartono Mustakini, Prof., M.B.A., Ph.D.; Sumiyana, M.Si., Dr.; Fuad Rakhman, M.Sc., Ph.D.

2025 | Disertasi | S3 Ilmu Akuntansi

Penelitian ini memeriksa asosiasi antara koneksi politis dan valuasi perusahaan dan menguji apakah asosiasi ini dimoderasi oleh kelebihan investasi. Ketika perusahaan mengalami kelebihan investasi, studi ini menginvestigasi apakah pergeseran klasifikasi pendapatan lebih pervasif di perusahaan koneksian secara politis dan Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Regresi kuadrat terkecil biasa digunakan untuk menganalisis data dari seluruh perusahaan non-finansial dari tahun 2015 sampai tahun 2019. Riset ini menemukan bahwa politisi afiliasian-pemerintah di BUMN dan non-BUMN, serta birokrat di BUMN terasosiasi dengan valuasi perusahaan. Meskipun demikian, asosiasi positif ini diperkuat oleh kelebihan investasi hanya berlaku untuk politisi afiliasian-pemerintah di non-BUMN. Kelebihan investasi tidak mampu memoderasi asosiasi antara politisi afiliasian-pemerintah, birokrat di BUMN dan valuasi perusahaan. Perusahaan koneksian secara politis di non-BUMN dan BUMN yang mengalami kelebihan investasi tidak menggunakan pergeseran klasifikasi pendapatan untuk mengaleviasi kabar buruk dari kelebihan investasi ini. Hasil penelitian ini kokoh setelah memperhitungkan isu endogeneitas, menggunakan alternatif pengukuran atas variabel dependen dan independen, menghilangkan dan menambah variabel kontrol, memecah sampel berdasarkan kelebihan dan kekurangan investasi, dan menghapus observasi pada tahun 2015.

This research examines the association between political connections and the firm valuation and tests whether this association is moderated by overinvestment. When firms experience overinvestment, this study investigates whether revenue classification shifting is more pervasive in politically connected firms and State-Owned Enterprises (SOEs). Ordinary least squares regression is used to analyze data from all non-financial firms from 2015 to 2019. This research finds that government-affiliated politicians in SOEs and non-SOEs, and bureaucrats in SOEs are positively associated with the firm valuation. However, these positive associations are strengthened by overinvestment only hold for government-affiliated politicians in non-SOEs. Overinvestment cannot moderate the association between government-affiliated politicians, bureaucrats in SOEs and the firm valuation. Politically connected firms in non-SOEs and SOEs experiencing overinvestment do not engage in revenue classification shifting to alleviate the bad news of this overinvestment. The results of this study are robust after accounting for endogeneity issues, using alternative measurements of the dependent and independent variables, removing and adding the control variables, splitting the sample based on overinvestment and underinvestment, and dropping the observation on 2015.

Kata Kunci : Kebijakan Investasi Pemerintah, Kelebihan Investasi, Koneksi Politis, Pergeseran Klasifikasi Pendapatan, Valuasi Perusahaan, Government Investment Policy, Overinvestment, Political Connection, Revenue Classification Shifting, Firm Valuation

  1. S3-2025-484679-abstract.pdf  
  2. S3-2025-484679-bibliography.pdf  
  3. S3-2025-484679-tableofcontent.pdf  
  4. S3-2025-484679-title.pdf