Laporkan Masalah

Pemanfaatan Foto Udara dan Sistem Informasi Geografis untuk evaluasi rencana detail tata ruang kota Semarang tahun 1995 - 2005 : Kasus dibagian wilayah kota V kota Semarang

Diah Iswandari, Drs. R. Suharyadi, M.Sc.; Drs. Sudaryatno, M.Si.

2004 | Skripsi | S1 KARTOGRAFI DAN PENGINDERAAN JAUH

Kondisi fisik kota setiap waktu dapat berubah secara cepat. Untuk mengantisipasi adanya perubahan fisik kota yang tidak sesuai dengan rencana kota maka diadakan penelitian yang bertujuan untuk mendapatkan data fisik kekotaan yang digunakan untuk evaluasi Rencana Detail Tata Ruang Kota tahun 1995-2005 di BWK V Kota Semarang yang terdiri dari Kecamatan Gayamsari dan Pedurungan. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan interpretasi secara manual pada foto udara pankromatik hitam putih skala 1: 10.000 tahun pemotretan 1999. Interpretasi ini bertujuan untuk mendapatkan informasi penggunaan lahan, kepadatan atap bangunan, jaringan jalan dan jumlah pelayanan kegiatan kota dan kerja lapangan pada tahun 2003 untuk mengecek hasil interpretasi, menambah data penggunaan lahan yang berubah dan mengukur kepadatan bangunan pada setiap sampelnya. Untuk mengubah data kedalam bentuk digital serta untuk mengolah, memanipulasi, menganalisa, menampilkan dan menyimpan data digunakan Sistem Informasi Geografis (SIG). Penelitian ini menghasilkan keselarasan antara penggunaan ruang, kepadatan bangunan, jaringan jalan dan pelayanan kegiatan kota aktual terhadap rencananya. Dari hasil penelitian dapat diketahui bahwa penyimpangan rendah pada obyek penggunaan ruang, kepadatan bangunan dan pelayanan kegiatan kota sehingga rencana dapat dipergunakan lagi tanpa harus direvisi dan obyek jaringan jalan termasuk berkategori penyimpangan tinggi sehingga pada rencana jaringan jalan diperlukan revisi. Hasil perhitungan ketelitian interpretasi untuk obyek penggunaan ruang dan pelayanan kegiatan kota adalah 89,7%, sebesar 92,7% untuk kepadatan bangunan dan 66,66% untuk jaringan jalan. Ini berarti foto udara pankromatik hitam putih skala 1: 10.000 cukup baik digunakan untuk memperoleh informasi penggunaan lahan, pelayanan kegiatan kota dan kepadatan bangunan, sedangkan untuk jaringan jalan, foto udara hasus dilakukan pembesaran terlebih dahulu. Hasil dari pemanfaatan SIG menunjukkan bahwa SIG dapat digunakan untuk mengolah data, memanipulasi data, menganalisa, menampilkan serta menyimpan data secara efektif.

-

Kata Kunci : Evaluasi tata ruang,Foto udara,sistem informasi geografis,rencana detail tata ruang kota,Semarang,Jawa Tengah

  1. S1-2004-115749-Abstract.pdf  
  2. S1-2004-115749-Bibliography.pdf  
  3. S1-2004-115749-TableofContent.pdf  
  4. S1-2004-115749-Title.pdf