IMPLEMENTASI METODE TIME COST TRADE-OFF PADA PROYEK KONSTRUKSI PABRIK (Studi Kasus: Proyek Pembangunan Pabrik PT Atmi Kreasi Prima)
Fajar Maulana, Dr. -Ing. Ir. Djoko Sulistyo
2025 | Tesis | S2 Teknik Sipil
Keterlambatan proyek dapat menyebabkan kerugian ekonomi bagi
owner seperti tertundanya operasional bangunan dan hilangnya peluang
menghasilkan pendapatan. Hal ini juga akan berdampak pada kontraktor yang bisa
dianggap melanggar kontrak karena gagal menyelesaikan proyek sesuai jadwal.
Solusi yang efektif dengan mempercepat jadwal proyek dengan tetap
mempertahankan biaya seminimal mungkin sehingga tercapai efisiensi waktu dan
biaya. Penelitian ini bertujuan untuk mensimulasikan percepatan waktu dan biaya
berdasarkan produktivitas kontraktor, Permen PUPR No 8 Tahun 2023, dan
berdasarkan wawancara responden. Salah satu metode percepatan jadwal proyek
yaitu time cost trade-off (TCTO) . Analisis ini dimulai dengan studi literatur
terkait TCTO dan pengumpulan data biaya, jadwal, serta produktivitas dari
kontraktor dan produktivitas sesuai Permen PUPR No 8 Tahun 2023. Selanjutnya
dilakukan wawancara dengan 30 expert untuk memvalidasi perubahan durasi dan
biaya proyek akibat percepatan. Baik data produktivitas kontraktor maupun data
dari expert selanjutnya disimulasikan dalam konsep TCTO. Dari hasil analisis
berdasarkan data Permen PUPR No 8 Tahun 2023 didapatkan percepatan durasi
sebesar 16 minggu dengan kenaikan biaya sebesar Rp3.969.819.469. Data
produktivitas Kontraktor didapatkan percepatan durasi sebesar 16 minggu dengan
kenaikan biaya sebesar Rp3.693.357.522. Data wawancara expert didapatkan
percepatan durasi sebesar 17 minggu dengan kenaikan biaya sebesar
Rp2.627.855.375. Penelitian ini dapat digunakan sebagai dasar pengambilan
keputusan oleh manajemen konstruksi pabrik dalam proses optimasi biaya dan
waktu untuk menghindari kerugian materi maupun moral.
Keterlambatan proyek dapat menyebabkan kerugian ekonomi bagi
owner seperti tertundanya operasional bangunan dan hilangnya peluang
menghasilkan pendapatan. Hal ini juga akan berdampak pada kontraktor yang bisa
dianggap melanggar kontrak karena gagal menyelesaikan proyek sesuai jadwal.
Solusi yang efektif dengan mempercepat jadwal proyek dengan tetap
mempertahankan biaya seminimal mungkin sehingga tercapai efisiensi waktu dan
biaya. Penelitian ini bertujuan untuk mensimulasikan percepatan waktu dan biaya
berdasarkan produktivitas kontraktor, Permen PUPR No 8 Tahun 2023, dan
berdasarkan wawancara responden. Salah satu metode percepatan jadwal proyek
yaitu time cost trade-off (TCTO) . Analisis ini dimulai dengan studi literatur
terkait TCTO dan pengumpulan data biaya, jadwal, serta produktivitas dari
kontraktor dan produktivitas sesuai Permen PUPR No 8 Tahun 2023. Selanjutnya
dilakukan wawancara dengan 30 expert untuk memvalidasi perubahan durasi dan
biaya proyek akibat percepatan. Baik data produktivitas kontraktor maupun data
dari expert selanjutnya disimulasikan dalam konsep TCTO. Dari hasil analisis
berdasarkan data Permen PUPR No 8 Tahun 2023 didapatkan percepatan durasi
sebesar 16 minggu dengan kenaikan biaya sebesar Rp3.969.819.469. Data
produktivitas Kontraktor didapatkan percepatan durasi sebesar 16 minggu dengan
kenaikan biaya sebesar Rp3.693.357.522. Data wawancara expert didapatkan
percepatan durasi sebesar 17 minggu dengan kenaikan biaya sebesar
Rp2.627.855.375. Penelitian ini dapat digunakan sebagai dasar pengambilan
keputusan oleh manajemen konstruksi pabrik dalam proses optimasi biaya dan
waktu untuk menghindari kerugian materi maupun moral. Kata kunci: Durasi, Biaya
, trade off, Konstruksi Pabrik
Kata Kunci : Durasi, Biaya , trade off, Konstruksi Pabrik