Laporkan Masalah

Strategi Pemanfaatan Insentif Pajak Atas Kebijakan Stimulus Dan Subsidi Usaha Mikro, Kecil, Dan Menengah Di Kabupaten Sleman

Gama Pamungkas, Fitri Amalia, S.E., M.Sc., Ph.D.

2025 | Tesis | S2 Ilmu Akuntansi/Akuntansi Terapan

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memegang peranan strategis dalam perekonomian Indonesia, namun pemanfaatan insentif pajak yang disediakan pemerintah masih tergolong rendah. Fenomena ini mengindikasikan adanya kesenjangan antara kebijakan yang dirancang dan realitas di lapangan, yang perlu diidentifikasi secara sistematis. Meskipun UMKM menunjukkan pertumbuhan yang signifikan, terdapat suatu dinamika yang menarik: pertumbuhan ini tidak serta merta berkorelasi dengan peningkatan kepatuhan pajak atau pemanfaatan insentif, menunjukkan adanya tantangan mendasar dalam integrasi sektor yang berkembang pesat ini ke dalam sistem perpajakan formal. Selain itu, tantangan yang dihadapi UMKM melampaui sekadar kurangnya informasi; terdapat pula keterbatasan kapasitas dan persepsi negatif terhadap sistem perpajakan yang memerlukan perhatian lebih.   

Penelitian ini bertujuan untuk memahami strategi pemanfaatan insentif pajak oleh UMKM di Kabupaten Sleman, mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhinya, serta merekomendasikan solusi untuk mengatasi hambatan yang ada. Pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus digunakan, melibatkan wawancara mendalam dengan 16 pelaku UMKM di Kabupaten Sleman, didukung oleh studi dokumentasi. Data dianalisis menggunakan analisis tematik.   

Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan insentif bervariasi dari pasif hingga aktif, dipengaruhi oleh status legalitas, pemahaman pajak, dan akses dukungan. Faktor-faktor penentu mencakup aspek internal seperti pengetahuan, motivasi, dan manajemen usaha, serta aspek eksternal seperti akses pelatihan, peran pemerintah, pengaruh sosial, dan hambatan teknis. Solusi yang direkomendasikan melibatkan pelatihan praktis yang intensif, peningkatan peran pemerintah, penyederhanaan sistem digital, dan kebijakan yang kontekstual. Temuan ini memperkuat aplikasi Teori Perilaku Terencana (TPB) dalam konteks kepatuhan pajak UMKM, khususnya dalam menjelaskan bagaimana sikap, norma subjektif, dan persepsi kontrol perilaku memengaruhi niat dan tindakan pelaku usaha. Penelitian ini juga menunjukkan bahwa insentif pajak dapat berfungsi sebagai katalisator untuk perbaikan praktik akuntansi mikro dan tata kelola keuangan UMKM secara keseluruhan.

Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) play a strategic role in the Indonesian economy, however, the utilization of tax incentives provided by the government remains low. This phenomenon indicates a gap between designed policies and on-the-ground realities, which needs to be systematically identified. Although MSMEs exhibit significant growth, an interesting dynamic emerges: this growth does not necessarily correlate with increased tax compliance or incentive utilization, indicating a fundamental challenge in integrating this rapidly growing sector into the formal tax system. Furthermore, the challenges faced by MSMEs extend beyond a mere lack of information; there are also capacity limitations and negative perceptions towards the tax system that require more attention.

"This study aims to examine the strategies used by MSMEs in Sleman Regency to leverage tax incentives, analyze the factors influencing their utilization, and propose solutions to address existing obstacles. A qualitative approach with a case study design was employed, involving in-depth interviews with 16 MSME actors in Sleman Regency, supported by documentation studies. Data was analyzed using thematic analysis.

The research results indicated that incentive utilization varied from passive to active, influenced by legal status, tax understanding, and access to support. Determining factors include internal aspects such as knowledge, motivation, and business management, as well as external aspects such as access to training, government role, social influence, and technical barriers. Recommended solutions involve intensive practical training, enhanced government role, simplification of digital systems, and contextual policies. These findings strengthen the application of the Theory of Planned Behavior (TPB) in the context of MSME tax compliance, particularly in explaining how attitudes, subjective norms, and perceived behavioral control influence business actors' intentions and actions. This study also demonstrates that tax incentives can serve as a catalyst for improving micro-accounting practices and overall MSME financial governance.

Kata Kunci : Insentif Pajak, UMKM, Kebijakan Fiskal, Stimulus Ekonomi, Theory of Planned Behavior, Kabupaten Sleman

  1. S2-2025-524678-abstract.pdf  
  2. S2-2025-524678-bibliography.pdf  
  3. S2-2025-524678-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2025-524678-title.pdf