PENGARUH MOTIVASI PERJALANAN TERHADAP KEPUASAN DAN LOYALITAS DESTINASI: PERAN MEDIASI KESEJAHTERAAN PSIKOLOGIS DAN PENGALAMAN WISATA BERKESAN
Hana Kumalawati, Yulia Arisnani Widyaningsih, M.B.A., Ph.D.
2025 | Tesis | S2 SAINS MANAJEMEN
Penelitian ini bertujuan untuk menguji hubungan antara motivasi perjalanan dengan kepuasan wisatawan dalam konteks wisata kebugaran di Indonesia, dengan melibatkan kesejahteraan psikologis dan pengalaman wisata berkesan sebagai variabel mediasi. Berlandaskan teori motivasi pendorong dan penarik serta teori determinasi diri, penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan responden sebanyak 434 wisatawan yang pernah mengunjungi Umbul Brintik, The Yoga Barn, atau Nurkadhatyan Spa dalam enam bulan terakhir. Data dikumpulkan melalui survei daring dan dianalisis dengan Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa baik motivasi pendorong maupun penarik tidak secara langsung berpengaruh signifikan terhadap kepuasan, namun memiliki pengaruh tidak langsung yang signifikan melalui kesejahteraan psikologis dan pengalaman wisata berkesan. Temuan ini mengindikasikan bahwa kepuasan wisatawan kebugaran lebih dipengaruhi oleh pengalaman emosional dan psikologis yang dialami selama perjalanan, bukan semata oleh faktor motivasional awal. Studi ini memperkaya kajian pariwisata kebugaran di pasar Indonesia dengan menekankan pentingnya perancangan pengalaman yang bermakna dalam mendorong loyalitas terhadap destinasi.
This study aims to examine the relationship between travel motivation and tourist satisfaction in the context of wellness tourism in Indonesia, involving psychological well-being and memorable travel experiences as mediating variables. Based on the theory of push and pull motivation and self-determination theory, this study used a quantitative approach with 434 tourists who had visited Umbul Brintik, The Yoga Barn, or Nurkadhatyan Spa in the past six months as respondents. Data were collected through an online survey and analyzed using Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM). The results showed that neither push nor pull motivation had a significant direct effect on satisfaction, but had a significant indirect effect through psychological well-being and memorable travel experiences. These findings indicate that wellness tourist satisfaction is more influenced by the emotional and psychological experiences experienced during the trip, rather than solely by initial motivational factors. This study adds to the study of wellness tourism in the Indonesian market by emphasizing the importance of designing meaningful experiences in fostering destination loyalty.
Kata Kunci : Wisata kebugaran, motivasi pendorong, motivasi penarik, kesejahteraan psikologis, pengalaman wisata berkesan, kepuasan, loyalitas destinasi