Disorientasi Memori Naratif Subjek Sebagai Akibat Dari Postpartum Depression Dalam Dear Scarlet: The Story Of My Postpartum Depression
Naafi'atun Nur Lathifah, Achmad Munjid, M.A., Ph.D.
2025 | Tesis | S2 Sastra
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana
postpartum depression memengaruhi memori naratif dan kehidupan subjek serta
bagaimana proses rekonsiliasi yang dilakukan subjek. Objek material dalam
penelitian ini menggunakan memoir grafis berjudul Dear Scarlet: The Story of My Postpartum Depression karya Teresa
Wong. Sementara objek formal yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori
postpartum depression dari Cheryl Tatano Beck, teori disorientasi memori
naratif dari Bessel van der Kolk, dan teori komik dari Will Eisner dan Scott
McCloud, serta teori rekonsiliasi dari Bessel van der Kolk.. Hasil dari
penelitian ini menunjukkan bahwa subjek terbukti mengalami disorientasi memori
naratif sebagai akibat dari postpartum
depression dengan gejala yang sering muncul antara lain munculnya rasa
kelelahan secara terus-menerus, munculnya halusinasi, depresi dan keinginan
untuk mengakhiri hidup. Selain munculnya gejala-gejala tersebut, kegagalan
fungsi memori naratif yang diakibatkan oleh postpartum depression juga
menyebabkan munculnya keterasingan terhadap diri sendiri, dengan anak, maupun
dengan lingkungan sekitar. Sehingga dalam upayanya untuk menyembuhkan postpartum depression, subjek melakukan
beberapa cara, pertama berkonsultasi dengan psikolog dan juga menyewa jasa
doula, bergabung dengan grup Mom and Baby
Strollercize. Namun upaya subjek dalam merekonsiliasi postpartum depression belum juga memberikan hasil yang signifikan,
sehingga subjek mencoba mengilustrasikan segala sensasi yang muncul ketika ia
mengalami postpartum depression.
Potongan-potongan ilustrasi tersebutlah yang kemudian dirangkai subjek menjadi
sebuah narasi yang koheren sehingga terbitlah memoir grafis yang ia tujukan
kepada anaknya, Scarlet. Proses
visualisasi ini membuktikan bahwa memoir grafis mampu menjadi terapi efektif
untuk memulihkan memori trauma bagi Wong.
This study examines the impact of
postpartum depression on narrative memory and subject’s life experience using
Teresa Wong's graphic memoir Dear Scarlet: The Story of My Postpartum
Depression as an object material. This study employs Cheryl Tatano Beck's
postpartum depression theory, Bessel van der Kolk's narrative memory
disorientation, Will Eisner and Scott McCloud's comics theory, and Bessel van
der Kolk's reconciliation theory. The findings show that postpartum depression
caused significant narrative memory disorientation to the subject, manifested
through chronic fatigue, hallucinations, depressive symptoms, and suicidal
ideation, while also leading to profound alienation from herself, her daughter,
and her social environment. To reconcile these effects, the subject pursued
psychological counseling, doula services, and group therapy (Mom and Baby
Strollercize), though she doesn’t get significant result, then she tries to
reconstructing her fragmented sensory memories into a coherent narrative
through the creation of this graphic memoir addressed to her daughter Scarlet.
This visualization process demonstrates how graphic narrative can serve as an
effective therapeutic tool for integrating traumatic memory for Teresa Wong.
Kata Kunci : postpartum depression, narrative memory disorientation, graphic memoir, Will Eisner