Pengaruh Dukungan Komunitas Virtual Terhadap Praktik Pengurangan Kualitas Audit Dan Keinginan Berpindah Yang Dimediasi Oleh Stresor Kerja Yang Disebabkan Tekanan Anggaran Waktu
MUHAMMAD SUBHAN, Prof. Dr. Didi Achjari, M.Com.; Dr. Sumiyana M.Si; Suyanto, M.B.A., Ph.D.
2025 | Disertasi | DOKTOR ILMU AKUNTANSI
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh
komunitas virtual profesional yang digunakan oleh auditor terhadap praktik yang
mengurangi kualitas audit dan niat berpindah yang mempertimbangkan peran
mediasi dari perbedaan harapan pekerjaan, kendala kompetensi, dan jam kerja
yang berlebihan, faktor-faktor yang bersifat independen namun saling terkait
karena keterbatasan waktu audit alokasian. Kerangka ini relevan untuk
dianalisis melalui lensa teori COR (Conservation of Resources), karena teori
ini menjelaskan bagaimana auditor mengelola dan mempertahankan sumber daya
psikologis dan profesionalnya dalam menghadapi tekanan kerja. Menurut teori COR (Conservation of
Resources), individu dengan sumber daya yang melimpah cenderung
tidak mudah terkuras sumber dayanya dan lebih mahir dalam pengelolaan perolehan
sumber daya. Akhirnya, penelitian ini menyelidiki korelasi antara efek positif
konflik pekerjaan dan ketidakjelasan pekerjaan yang dirasakan terhadap kelebihan
pekerjaan yang dirasakan.
Penelitian
ini menggunakan pendekatan kuantitatif, dengan menggunakan survei untuk
pengambilan data. Penelitian ini menggunakan beberapa teknik analisis data, yaitu
Exploratory Factor Analysis (EFA) dan Covariance-Based Structural
Equation Modeling (CB-SEM). Penelitian ini menggunakan purposive sampling
untuk memilih sampelnya. Sampel penelitian terdiri dari 239 auditor dari 37 KAP
kecil, termasuk 12 dari Kota Yogyakarta, 15 dari Kota Jakarta, dan 10 dari Kota
Surabaya.
Penelitian ini menunjukkan bahwa model yang menggabungkan efek mediasi dari stres pekerjaan, baik yang independen maupun yang saling terkait, menghasilkan kesesuaian model struktural yang lebih baik. Studi ini menunjukkan bahwa peningkatan dukungan komunitas virtual yang dirasakan mengarah pada pengurangan praktik penurunan kualitas audit dan niat turnover, yang dimediasi oleh stres pekerjaan yang saling terkait. Pengaruh konflik pekerjaan dan ketidakpastian pekerjaan yang dirasakan pada perasaan kelebihan pekerjaan menggambarkan korelasi di antara stres pekerjaan yang mencerminkan usaha auditor untuk mengelola berbagai harapan peran dan kekurangan keterampilan dengan memanfaatkan waktu kerja pribadi atau waktu yang tidak dilaporkan.
Implikasi penelitian ini adalah memperluas
pemahaman tentang peran media sosial sebagai sumber daya sosial aktif yang
mendukung ketahanan psikologis auditor. Selanjutnya, penelitian ini memperluas
pemahaman tentang hubungan antara stresor kerja yang bersifat saling
memengaruhi di lingkungan kerja auditor. Penelitian ini memberikan landasan
praktis bagi manajemen KAP kecil untuk mengadopsi dan mengoptimalkan komunitas
virtual profesional yang efektif mengurangi stres auditor.
This study aims to analyze the
effect of professional virtual communities used by auditors on practices that
reduce audit quality and turnover intentions, considering the mediating role of
job expectation differences, competence constraints, and excessive working
hours, factors that are independent but interrelated due to limited audit time
allocation. This framework is relevant when analyzed through the lens of the
Conservation of Resources (COR) theory, as this theory explains how auditors
manage and preserve their psychological and professional resources when facing
work-related pressures. Referring to the COR (Conservation of Resources)
theory, individuals with abundant resources are less likely to be depleted and
more adept at managing resource acquisition. Finally, this study investigates
the correlation between the positive effects of perceived work conflict and
work ambiguity on perceived work overload.
This study uses a
quantitative approach, using a survey for data collection. This study uses
several data analysis techniques, namely Exploratory Factor Analysis (EFA) and
Covariance-Based Structural Equation Modeling (CB-SEM). This study uses
purposive sampling to select its samples. The research sample consisted of 239
auditors from 37 small CPA firms, including 12 from Yogyakarta City, 15 from
Jakarta City, and 10 from Surabaya City.
This study shows
that a model that incorporates the mediating effects of job stress, both
independent and interrelated, results in a better structural model fit. This
study shows that increased perceived virtual community support leads to reduced
audit quality degradation practices and turnover intentions, which are mediated
by interrelated work stressors. The influence of perceived work conflict
and work uncertainty on feelings of work overload illustrates the correlation
between job stressors that reflect auditors' attempts to manage multiple role
expectations and skill deficiencies by utilizing personal or unreported work
time.
The implication of this research is to broaden the understanding of the role of social media as an active social resource that supports auditor psychological resilience. Furthermore, this study broadens the understanding of the relationship between work stressors that influence each other in the auditor's work environment. This study provides a practical basis for small accounting firm management to adopt and optimize professional virtual communities that effectively reduce auditor stress.
Kata Kunci : dukungan komunitas virtual, konflik pekerjaan, ketidakjelasan pekerjaan, kelebihan pekerjaan, praktik penurunan kualitas audit, keinginan berpindah.