Analisis Strategi Diversifikasi Layanan pada Perusahaan Investigasi: Studi Kasus pada Perusahaan PT DEF
Ronald Paul Sinyal, Dr. R. Mahelan Prabantarikso, SE., MM., CWM., CERG., CPM., CHRM
2025 | Tesis | S2 MANAJEMEN (MM) JAKARTA
Penelitian
ini bertujuan untuk mengevaluasi secara komprehensif strategi diversifikasi
layanan yang diterapkan oleh PT DEF, sebuah perusahaan jasa profesional yang
bergerak di bidang investigasi, kepatuhan, dan manajemen risiko di Indonesia.
Di tengah kelangkaan studi diversifikasi di sektor jasa padat karya (human-intensive
services) dalam konteks pasar berkembang, PT DEF melakukan ekspansi layanan
hingga mencakup 21 jenis layanan baru yang merupakan bentuk diversifikasi
terkait (related diversification).
Penelitian
ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus intrinsik. Data
diperoleh melalui wawancara mendalam dengan lima informan kunci serta analisis
dokumen internal, yang kemudian dianalisis menggunakan kerangka Ansoff Matrix,
Dynamic Capabilities, Resource-Based View (RBV), dan Analisis SWOT.
Hasil
penelitian mengungkap adanya paradoks: meskipun diversifikasi berhasil
meningkatkan reputasi dan memperluas jangkauan pasar, skalabilitas strategi ini
terhambat oleh ketergantungan yang tinggi pada kapabilitas personal figur
pimpinan dan absennya knowledge management system yang terstruktur.
Keberhasilan operasional masih sangat bergantung pada keahlian personal, yang
mengindikasikan kapabilitas reconfiguring yang belum
terinstitusionalisasi. Temuan utama menyoroti bahwa ketiadaan mekanisme
transfer pengetahuan menjadi penghambat utama efisiensi.
Oleh karena itu, rekomendasi difokuskan pada pelembagaan strategi melalui pengembangan SOP, program suksesi, dan pembentukan unit Learning & Development. Studi ini memperkaya teori dynamic capabilities dengan menunjukkan kerentanan micro-foundations (fondasi mikro) di sektor jasa pada emerging market, yang disebabkan oleh isu ketergantungan individu dan turnover SDM.
This research aims to comprehensively evaluate the service
diversification strategy implemented by PT DEF, a professional services firm
specializing in investigation, compliance, and risk management in Indonesia.
Amidst the scarcity of diversification studies in the human-intensive services
sector within an emerging market context, PT DEF expanded its portfolio to 21
new services, representing a form of related diversification.
This study employs a qualitative approach with an intrinsic case study
design. Data were gathered through in-depth interviews with five key informants
and analysis of internal documents, subsequently analyzed using the Ansoff
Matrix, Dynamic Capabilities, and SWOT Analysis frameworks.
The findings reveal a paradox: while diversification has successfully
enhanced the company's reputation and market reach, its scalability is
significantly hampered by a high dependency on the personal capabilities of its
key leaders and the absence of a structured knowledge management system.
Operational success remains highly dependent on personal expertise, indicating
an under-institutionalized reconfiguring capability.
Therefore, key recommendations focus on institutionalizing the strategy through SOP development, leadership succession programs, and the establishment of a Learning & Development unit. This study contributes theoretically by enriching the understanding of dynamic capabilities, demonstrating how its micro-foundations become vulnerable in the human-intensive services sector of an emerging market, particularly concerning issues of individual dependency and employee turnover.
Kata Kunci : Diversifikasi layanan, strategi korporasi, kapabilitas dinamis, resource-based view, analisis SWOT, studi kasus, jasa profesional (Indonesia). Service diversification, corporate strategy, dynamic capabilities, resource-based view, SWOT analysis, case stud