Pengaruh Etos Kerja terhadap Kepemimpinan Otentik: Peran Mediasi Kerja Sama Tim yang Dimoderasi oleh Gender
Putri Aulia Yusuf, Dr. Rangga Almahendra, S.T., M.M.
2025 | Tesis | S2 SAINS MANAJEMEN
Di tengah persaingan global yang semakin ketat, lulusan perguruan tinggi diharapkan memiliki pengetahuan akademis dan keterampilan praktis yang relevan. Penelitian ini menyoroti pentingnya etos kerja yang tinggi dalam mengembangkan kemampuan kepemimpinan otentik sebagai kunci untuk mempersiapkan mahasiswa menghadapi dunia kerja. Selain itu, penelitian ini juga melihat bagaimana kemampuan kerja sama tim dapat berfungsi sebagai mediator dalam hubungan tersebut, dan mempertimbangkan peran moderasi gender dalam pengembangan kepemimpinan otentik. Menggunakan teknik purposive sampling, sampel penelitian terdiri dari mahasiswa yang mengikuti sub-program magang pada program Magang dan Studi Independen Bersertifikat (MSIB) pada tahun 2023 dan tahun 2024 sebanyak 13.286 mahasiswa. Metode analisis yang digunakan adalah Hayes Macro PROCESS yang memungkinkan pengujian model mediasi dan moderasi secara simultan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa etos kerja memiliki dampak positif terhadap pengembangan kepemimpinan otentik baik secara langsung maupun melalui kerja sama tim. Pengaruh positif ini ditemukan baik pada responden perempuan maupun laki-laki, namun derajat kemiringan hubungan tersebut ditemukan lebih landai pada responden perempuan. Keterbatasan penelitian ini meliputi konteks penelitian yang terfokus pada sub-program magang pada program Magang dan Studi independen Bersertifikat (MSIB) serta penggunaan metode penelitian kuantitatif yang kurang mendukung analisis lebih mendalam. Hasil penelitian ini diharapakan dapat memberikan pemahaman baru mengenai pengembangan keterampilan kepemimpinan otentik dan bagaimana bias gender menjadi hambatan dalam mengembangkan kemampuan ini.
Amidst increasingly fierce global competition, college graduates are expected to possess relevant academic knowledge and practical skills. This study emphasizes the importance of a strong work ethic in developing authentic leadership skills and preparing students for the workforce. Additionally, the study examines how teamwork skills function as mediators in these relationships and considers gender's moderating role in authentic leadership development. The research sample, which was selected using purposive sampling techniques, consisted of 13,286 students who participated in the internship sub-program of Magang dan Studi independen Bersertifikat (MSIB) program in 2023 and 2024. The analysis method used was Hayes's Macro PROCESS, which allows for the simultaneous testing of mediation and moderation models. The research findings indicate that a strong work ethic positively impacts the development of authentic leadership, both directly and through teamwork. This positive influence was found among both female and male respondents, though it was milder among female respondents. This study has two limitations. First, the research context is limited to the internship subprogram of Magang dan Studi independen Bersertifikat (MSIB). Second, the use of quantitative research methods does not allow for a more in-depth analysis. These results are expected to provide new insights into developing authentic leadership skills and how gender bias hinders this development.
Kata Kunci : Etos Kerja, Kerja Sama Tim, Kepemimpinan Otentik, Gender, Magang, Pengembangan Mahasiswa.