Aransemen Musik Paduan Suara Menggunakan Algoritma Genetika Dengan Multi-Objektif Berbobot
Alleludo Panji Dewa Atmaja, Aina Musdholifah, S.Kom., M.Kom., Ph.D.
2025 | Skripsi | ILMU KOMPUTER
Musik
merupakan salah satu kesenian yang terus berkembang seiring dengan berjalannya
waktu. Perkembangan musik juga bersama dengan perkembangan teknologi, terutama artifficial
intelligence, yang telah dikolaborasikan sebagai salah satu metode untuk
menghasilkan komposisi musik secara otomatis sejak abad ke-20. Hasil studi
literatur menunjukkan bahwa artificial intelligence dapat menghasilkan
komposisi yang sesuai dengan kaidah musikal, meskipun masih terdapat tantangan
dalam memastikan keindahan estetika, emosi, serta ekspresi musik yang lebih
kompleks.
Penelitian
ini memiliki tujuan untuk menghasilkan model algoritma genetika multi-objektif
berbobot yang mampu membangkitkan kumpulan nada untuk suara paduan suara secara
otomatis berdasarkan kaidah musik tradisional paduan suara dengan bantuan
music21 dan masukan musicXML. Kaidah yang digunakan adalah konsonansi, rentang
suara, dan progresif akor.
Hasilnya
algoritma genetika dapat membangkitkan kumpulan nada berdasar kaidah musik
tradisional dengan kisaran nilai fitness 0,8 hingga 0,98. Masukan yang
dinilai dapat memaksimalkan nilai fitness ini adalah sopran dan alto.
Sementara Tenor dan bas dinilai masih kurang jika dijadikan masukan.
Music
is one of the arts that continues to develop over time. The development of
music is also accompanied by the development of technology, especially
artificial intelligence, which has been collaborated as one of the methods to
produce musical compositions automatically since the 20th century. The results
of the literature study show that artificial intelligence can produce
compositions that comply with musical rules, although there are still
challenges in ensuring aesthetic beauty, emotion, and more complex musical
expressions.
This
research aims to produce a weighted multi-objective genetic algorithm model
that is able to generate a collection of tones for Alto, Tenor, and bas voices
automatically based on traditional choral music rules with the help of music21
with musicXML input. The rules used are consonance, voice range, and chord
progression.
As a result, the genetic algorithm can generate a set of tones based on traditional music rules with a fitness value range of 0.8 to 0.98. Inputs that are considered to maximize this fitness value are soprano and alto. Meanwhile, tenor and bass are still considered insufficient if used as input.
Kata Kunci : aransemen, paduan suara, algoritma genetika, multi-objektif berbobot