Laporkan Masalah

Analisis Willingness to Pay (WTP) LRT Jakarta Fase 1A

Devina Ivo Mahendra, Evi Noor Afifah, Dr., S.E., M.S.E

2025 | Tesis | S2 MANAJEMEN (MM) JAKARTA

Pesatnya mobilitas perkotaan Jakarta mendorong kebutuhan sistem transportasi publik yang lebih efisien, aman, nyaman, serta terintegrasi. LRT Jakarta Fase 1A hadir sebagai solusi strategis untuk mengurangi tingkat kemacetan, meningkatkan konektivitas, serta mendorong peralihan masyarakat dari penggunaan kendaraan pribadi ke angkutan umum. 

 

Penelitian ini bertujuan memahami willingness to pay (WTP) penumpang LRT Jakarta Fase 1A melalui analisis pada empat atribut layanan utama, yaitu waktu tempuh (travel time), waktu tunggu (waiting time), kenyamanan (comfort), dan keamanan (safety). Metode survei Stated Preference (SP) dengan tiga pilihan alternatif skenario atau choice setsdianalisis menggunakan regresi Multinomial Logit (MNL). Data primer diperoleh dari 408 responden pengguna aktif LRT Jakarta Fase 1A.

 

Hasil analisis menunjukkan bahwa efisiensi waktu, yaitu pengurangan waktu tempuh dan waktu tunggu merupakan atribut yang konsisten menunjukkan koefisien positif signifikan pada WTP penumpang LRT Jakarta Fase 1A. Atribut kenyamanan juga menjadi prioritas penumpang LRT pada level prioritas tertentu. Sedangkan atribut keamananan menunjukkan nilai koefisien negatif dan tidak signifikan. Temuan ini mengimplikasikan pentingnya mempertimbangkan penetapan tarif yang selaras dengan preferensi pengguna untuk meningkatkan daya saing, loyalitas, serta pertumbuhan jumlah penumpang (ridership) secara berkelanjutan.

The rapid growth of urban mobility in Jakarta has intensified the need for more efficient, safe, comfortable, and integrated public transportation system. LRT Jakarta Phase 1A was introduced as a strategic initiative aimed to reduce traffic congestion levels, enhance connectivity, and encouraging a shift from private vehicle use to public transportation.

 

This study aims to assess the willingness to pay (WTP) of LRT Jakarta Phase 1A passengers by analyzing four key service attributes: travel time, waiting time, comfort, and safety. The research employed by Stated Preference (SP) survey method, incorporating three alternative scenario options (Choice Sets) and applies Multinomial Logit (MNL) regression model to analysis. Primary data were collected from 408 active users of LRT Jakarta Phase 1A.

 

The findings of the analysis reveal that time efficiency, specifically the reduction of travel time and waiting time, are attributes that consistently demonstrate a positively significant coefficient on passengers WTP for Jakarta LRT Phase 1A. The comfort attribute also prioritized by passengers at certain levels of preference. In contrasts, safety attribute showing a negative and statistically insignificant coefficient. These results imply the importance of aligning fare policies with user preferences to enhance system competitiveness, loyalty, and sustainable ridership growth.

Kata Kunci : Willingness to Pay (WTP), LRT Jakarta, Waktu Tempuh, Waktu Tunggu, Kenyamanan, Keamanan, Regresi Multinomial Logit

  1. S2-2025-525560-abstract.pdf  
  2. S2-2025-525560-bibliography.pdf  
  3. S2-2025-525560-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2025-525560-title.pdf