Pengembangan ekonomi wilayah pedesaan melalui industri tahu didesa Trimurti kecamatan Srandakan kabupaten Bantul
A. Syahirul Alim, Drs. Soekadri, M.S.
2002 | Skripsi | S1 PEMBANGUNAN WILAYAHIndustri perdesaan sebagai aktivitas ekonomi mempunyai kemampuan dalam mendorong perekonomian wilayah. Pengembangan industri perdesaan yang berbasis sektor pertanian dapat dijadikan alternatif dalam pembangunan perdesaan. Untuk mengetahui pengaruh industri dalam pengembangan ekonomi wilayah perdesaan diambil satu jenis industri, yaitu industri tahu yang berkembang di Desa Trimurti Kecamatan Srandakan. Tujuan penelitian adalah mengetahui pengaruh keterkaitan industri tahu dengan kegiatan ekonomi lain, kemampuan yang ditimbulkan oleh industri tahu dalam menciptkan pendapatan dan kesempatan kerja dan untuk mengetahui pengaruh jumlah pelatihan yang diperoleh pengusaha terhadap jumlah produksi. Penelitian ini menggunakan data primer dengan kuesioner dan wawancara mendalam yang didukung oleh data sekunder. Responden yang diteliti adalah pengusaha industri tahu sejumlah 60 sampel yang dipilih secara acak di daerah penelitian. Data yang diperoleh dianalisa menggunakan tabel frekuensi dan tabulasi silang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa industri tahu di daerah penelitian mempunyai keterkaitan ke belakang dengan industri penghasil bahan baku melalui aliran uang untuk pembelian bahan baku yang masuk ke daerah asal bahan baku. Semakin tinggi jumlah bahan baku dari industri penghasil bahan baku, maka semakin tinggi pula jumlah produksi industri tahu. Industri tahu mempunyai keterkaitan ke depan dengan sektor perdagangan melalui aliran uang dari hasil penjualan produk tahu yang masuk ke daerah penelitian. Semakin tinggi jumlah produksi industri tahu, maka semakin tinggi pula nilai pemasaran dari sektor perdagangan produk tahu. Industri tahu di daerah penelitian mempunyai kemampuan dalam menciptakan pendapatan dan peluang kerja. Penggunaan jumlah tenaga kerja yang besar akan meningkatkan jumlah produksi dan penggunaan modal usaha yang besar akan meningkatkan pendapatan dari produksi industri tahu. Jumlah pelatihan yang diperoleh pengusaha mempunyai pengaruh terhadap jumlah produksi industri tahu. Semakin tinggi jumlah pelatihan yang diperoleh pengusaha, maka semakin tinggi pula jumlah produksi.
-
Kata Kunci : Pengembangan ekonomi wilayah,Ekonomi perdesaan,Industri tahu,Srandakan,Bantul,DIY