Eksplorasi Pengalaman Compassion Fatigue pada Mahasiswa Profesi Psikologi
Fadhila Amalia, Aliyaturrahmah Supriyadi, S.Psi., MHS.
2025 | Skripsi | PSIKOLOGI
Pemberian layanan
kesehatan mental mendorong praktisi untuk selalu memberikan belas kasih atau compassion.
Namun, terdapat sisi negatif dari perawatan belas kasih, yaitu risiko untuk
mengalami compassion fatigue atau kelelahan dan akibat menangani klien. Compassion
fatigue ini tidak hanya dialami oleh profesional kesehatan mental,
melainkan dapat dialami juga oleh mahasiswa. Mahasiswa Pendidikan Profesi
Psikologi, khususnya yang tengah menjalani praktik lapangan LP3U berisiko
mengalami compassion fatigue ketika menangani klien. Penelitian ini
bertujuan untuk mengeksplorasi pengalaman dan pemaknaan Mahasiswa Profesi
Psikologi yang mengalami compassion fatigue. Wawancara semi-terstruktur
dan analisis dengan pendekatan tematik dilakukan pada tiga orang partisipan.
Hasil penelitian menemukan 6 tema induk dari pengalaman partisipan, yaitu
kelelahan akibat paparan klien, kelelahan berdampak terhadap kehidupan, pengaruh
sumber daya pribadi, pengaruh faktor akademik, kesadaran baru setelah
kelelahan, serta pemaknaan positif compassion fatigue. Temuan penelitian
menekankan pentingnya upaya prevensi dan intervensi, peningkatan kesadaran
dalam pemberian dukungan sosial, serta evaluasi dan perbaikan terhadap program
LP3U sebagai faktor protektif compassion fatigue pada mahasiswa.
Providing mental
health services encourages practitioners to consistently offer compassion.
However, there is a negative side to compassionate care—namely, compassion
fatigue or exhaustion as a result of working with clients. Compassion fatigue
is not only experienced by mental health professionals but can also affect
Psychology Professional Program students, particularly those undergoing field
practice through the LP3U program, are at risk of experiencing compassion
fatigue when working with clients. This study aims to explore the experiences
and meaning-making of Psychology Professional Program students who experience
compassion fatigue. Semi-structured interviews and thematic analysis were
conducted with three participants. The study identified six major themes from
participants’ experiences: exhaustion due to client exposure, the impact of
exhaustion on life functioning, the influence of personal resources, the
influence of academic factors, new awareness following exhaustion, and positive
meaning-making of compassion fatigue. These findings highlight the importance
of preventive and intervention efforts, increasing awareness in providing
social support, and evaluating and improving the LP3U program as protective
factors against compassion fatigue in students.
Kata Kunci : Compassion Fatigue, Mahasiswa, Pendidikan Profesi, Psikologi