Estimasi bangkitan pergerakan berbasis rumah dengan menggunakan citra ikonos dan sistem informasi geografis di kecamatan Tegalrejo dan Gondomanan kota Yogyakarta
Sony Kurniawan, Drs. R. Suharyadi, M.Sc.
2006 | Skripsi | S1 KARTOGRAFI DAN PENGINDERAAN JAUHPenelitian ini dilakukan di dua kecamatan di Kota Yogyakarta yaitu Kecamatan Tegalrejo dan Gondomanan. Fenomena pergerakan yang terjadi di wilayah perkotaan saat ini baik dari penggunaan lahan permukiman maupun non permukiman dapat menjadi faktor yang menyebabkan terbentuknya pola bangkitan perjalanan. Penelitian ini bertujuan untuk memanfaatkan citra IKONOS sebagai sumber data dalam estimasi bangkitan pergerakan penduduk berbasis rumah di Kota Yogyakarta, membuat model untuk mengetahui potensi bangkitan pergerakan berbasis rumah di daerah penelitian; membandingkan potensi bangkitan pergerakan yang terjadi di pusat kota dengan pinggiran kota. Penelitian ini merupakan salah satu penelitian dari aplikasi penginderaan jauh yang digunakan sebagai penyedia data keruangan terutama yang berkaitan dengan variabel yang menentukan informasi permukiman dan transportasi serta sistem informasi geografis sebagai alat untuk mengolah dan menganalisa data. Analisis data menggunakan 2 metode yaitu pengharkatan (skoring) yang diperoleh dari variabel kepadatan bangunan, ukuran bangunan, lebar jalan masuk, kondisi permukaan jalan masuk, pola tata letak, lokasi, dan jarak ke jalan utama. Metode yang kedua yaitu analisis regresi linier berganda. Pengharkatan digunakan untuk penentuan lokasi blok rumah mukim dan sebagai data masukan untuk analisis statistik. Analisis regresi linier berganda digunakan untuk mengetahui potensi bangkitan pergerakan di daerah penelitian. Hasil penelitian ini berupa potensi bangkitan pergerakan yang terdapat di masing-masing daerah penelitian sesuai dengan model yang telah dibangun. Model bangkitan pergerakan inilah yang digunakan untuk mengestimasi besarnya bangkitan pergerakan di daerah penelitian. Variabel yang berpengaruh di kedua Kecamatan tersebut adalah kepadatan bangunan (VI) dan jarak ke jalan utama (V2). Di Kecamatan Gondomanan variabel kondisi permukaan jalan masuk (V3) juga berpengaruh. Potensi bangkitan pergerakan di Kecamatan Tegalrejo yang terendah sebanyak 147 orang dan tertinggi sebanyak 340 orang. Di Kecamatan Gondomanan potensi bangkitan pergerakan yang terendah sebanyak 257 orang sedang yang tertinggi sebanyak 340 orang.
-
Kata Kunci : Citra Ikonos,sistem informasi geografis,pergerakan berbasis rumah,Tegalrejo,Gondomanan, Kota Yogyakarta,DIY