ANALISIS WAKTU SIKLUS LAMPU LALU LINTAS DENGAN PEMODELAN BERBASIS AGEN
Tiara Verita Yastica , Prof. Ir. Bertha Maya Sopha, S.T., M.Sc., Ph.D. IPU. ASEAN Eng
2014 | Skripsi | S1 TEKNIK INDUSTRISetiap tahunnya Daerah Istimewa Yogyakarta mengalami peningkatan pada jumlah kendaraan bermotor. Terlihat jelas dari keadaan jalanan di Yogyakarta yang mulai padat oleh kendaraan roda empat maupun roda dua. Kemacetan menjadi salah satu masalah rutin yang dialami oleh warga Yogyakarta, dikarenakan pertumbuhan jumlah kendaraan yang terjadi tidak diimbangi dengan pertumbuhan panjang jalan. Salah satu cara untuk mengurangi kemacetan adalah dengan pengaturan lalu lintas melalui lampu lalu lintas. Pada hakikatnya lampu lalu lintas berfungsi untuk menciptakan keadaan jalan yang aman dan lancar, tetapi jika durasi dari lampu lalu lintas tersebut tidak diatur dengan benar maka keberadaan lampu lalu lintas dapat menjadi salah satu penyebab kemacetan. Dengan begitu dilakukan penelitian mengenai penentuan waktu siklus dari lampu lalu lintas, sehingga akan mengurangi kemacetan yang terjadi disekitar persimpangan lampu lalu lintas. Penelitian ini dilakukan di Persimpangan Condong Catur, Daerah Istimewa Yogyakarta. Metode yang digunakan adalah simulasi berbasis agen dimana pada model pengemudi menjadi salah satu aspek dalam penentuan waktu siklus dari lampu lalu lintas, yaitu dari segi pengemudi mengendalikan kecepatan kendaraannya yang dipengaruhi oleh keberadaan lampu lalu lintas dan kendaraan lainnya. Pengemudi akan dimodelkan sebagai individu yang unik dan dapat membuat keputusan baik secara pribadi maupun hasil dari interaksi yang dilakukan. Data yang digunakan adalah data kedatangan kendaraan untuk masing-masing pendekat dan data kecepatan rata-rata kendaraan. Hasil yang diperoleh dari proses simulasi adalah waktu tunggu rata-rata dari kendaraan di setiap pendekat. Data itulah yang kemudian dijadikan faktor penilaian dalam menentukan durasi lampu lalu lintas. Untuk mendapatkan pengaturan durasi lampu lalu lintas yang lebih baik, menggunakan design of experiment dengan desain 24. Hasil dari simulasi untuk pengaturan waktu lampu lalu lintas sesuai dengan sistem nyata adalah rata-rata waktu tunggu sebesar 79 detik untuk setiap kendaraan, dengan waktu tunggu untuk pendekat utara, timur, selatan dan barat adalah sebesar 109 detik, 71 detik, 69 detik dan 67 detik. Skenario perbaikan dengan waktu tunggu paling rendah dihasilkan oleh pengaturan durasi hijau dan kuning dari lampu lalu lintas untuk pendekat utara, timur, selatan dan barat sebesar 35 detik, 45 detik, 39 detik dan 40 detik. Berdasarkan pengaturan ini diperoleh waktu siklus sebesar 167 detik, dan waktu tunggu yang dihasilkan untuk pendekat utara, timur, selatan dan barat adalah sebesar 65 detik, 69 detik, 66 detik dan 69 detik. Rata-rata waktu tunggu dari skenario perbaikan tersebut adalah 67 detik, dengan penurunan 12 detik dari sistem aktual.
Kata Kunci : agent-based, persimpangan, lampu lalu lintas