ANALISIS PENENTUAN LOKASI WAREHOUSE BARU DAN DISTRIBUTION NETWORK DALAM SUPPLY CHAIN
Syarif Hidayat, Ir. Agus Darmawan, S.T., M.S., Ph.D., IPM., ASEAN Eng
2014 | Skripsi | S1 TEKNIK INDUSTRIPendirian sebuah warehouse baru merupakan salah satu upaya untuk meminimalkan biaya transportasi/distribusi, dan sebagai penunjang dalam memperluas area pasar. Penelitian ini dilakukan untuk menentukan lokasi warehouse baru yang bertujuan mengurangi biaya distribusi dan beban warehouse yang sudah ada serta menentukan distribution network dalam supply chain untuk warehouse baru tersebut. Penentuan lokasi warehouse baru ini diawali dengan menentukan area/wilayah yang akan masuk dalam wilayah warehouse baru. Langkah selanjutnya adalah mencari persebaran retail di wilayah tersebut dan titik koordinatnya. Setelah itu, menentukan koordinat kandidat lokasi warehouse baru dengan menggunakan gravity method. Kemudian penentuan distribution network dalam supply chain yang dilakukan dengan menggunakan metode saving matrix (nearest neighbor). Lokasi warehouse baru yang dipilih merupakan lokasi dengan biaya pembelian harga tanah dan biaya distribusi paling rendah diantara kandidat lokasi warehouse yang ada. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan didapatkan lokasi yang paling tepat untuk dibangun warehouse baru berada di desa Gebang, Purworejo, dengan biaya harga tanah sebesar Rp 950.000,00/m2 dan konsumsi bahan bakar untuk distribusi barang sebesar 22.233 liter/tahun. Kumulatif PV total biaya (biaya harga tanah, pembangunan dan distribusi selama 25 tahun) lokasi tersebut dengan menggunakan i= 5,8575% sebesar Rp 4.065.613.000 dan jika mengunakan i= 7,861% sebesar Rp 3.749.926.000. Namun jika dibandingkan dengan pengeluaran distribusi existing, pengeluaran pembatan warehouse baru jauh lebih besar dengan nilai hampir mencapai 5 milyar. Hal ini menunjukkan bahwa pembangunan warehouse baru tidak layak direalisasikan.
Kata Kunci : lokasi warehouse, distribution network, gravity method, retail, supply chain.