Laporkan Masalah

Evaluasi Program PMT Lokal Dalam Penanganan Balita Wasting di Wilayah Kerja Puskesmas Sukoharjo Kabupaten Sukoharjo : Perspektif Penerima Program PMT

Tasya Ardhanareswari, Dr. Mirza Hapsari Sakti Titis Penggalih, S.Gz., RD., MPH; Dr. Retna Siwi Padmawati, MA

2025 | Tesis | S2 Ilmu Kesehatan Masyarakat

Latar Belakang: Wasting adalah kondisi di mana balita mengalami penurunan berat badan secara drastis, yang ditandai dengan tubuh yang sangat kurus dibandingkan tinggi badannya. Berdasarkan Keputusan Menteri Kesehatan Nomor HK.01.07/MENKES.4631.2021 tentang Petunjuk Teknis Pengelolaan Pemberian Makanan Tambahan bagi Balita Gizi Kurang dan Ibu Hamil Kurang Energi Kronis, Pemberian Makanan Tambahan (PMT) lokal merupakan salah satu strategi untuk mengatasi tantangan gizi pada anak kecil dan ibu hamil. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji program Pemberian Makanan Tambahan (PMT) lokal untuk balita wasting di wilayah kerja Puskesmas Sukoharjo dalam mengidentifikasi hambatan yang dihadapi dalam pelaksanaan program serta potensi keberlanjutan program berdasarkan perspektif ibu balita penerima PMT lokal. Metode: Penelitian ini adalah penelitian kualitatif, menggunakan kerangka Consolidated Framework for Implementation Research (CFIR) sebagai panduan dan pengambilan dan analisis data. Pengambilan data dilakukan dengan metode In Depth Interview dan Focus Group Discussion. Sampel dipilih menggunakan purposive sampling berdasarkan kriteria spesifik topik penelitian. Hasil: Berdasarkan hasil analisis ditemukan beberapa aspek yang menjadi hambatan dan potensi keberlanjutan dalam program PMT Lokal. Hambatan ditemukan pada aspek kemampuan adaptasi, kompleksitas, pengetahuan dan kepercayaan terkait intervensi serta refleksi dan evaluasi. Potensi keberlanjutan yang ditemukan adalah tahap perubahan perilaku individu, identifikasi individu terhadap organisasi, serta keterlibatan. Kesimpulan: Ibu balita sudah menunjukkan sikap untuk melakukan keberlanjutan program PMT secara mandiri, namun masih perlu perbaikan dan optimalisasi dalam mencapai tujuan pengembangan program PMT Lokal.


Background: Wasting is a condition where toddlers experience drastic weight loss, characterized by a very thin body compared to their height. Based on the Minister of Health Decree Number HK.01.07/MENKES.4631.2021 regarding Technical Guidelines for Managing Supplementary Feeding for Undernourished Toddlers and Pregnant Women with Chronic Energy Deficiency, local Supplementary Feeding (PMT) is one of the strategies to address nutritional challenges in young children and pregnant women. Purpose: This study aims to examine the local Supplementary Feeding (PMT) program for wasted toddlers in the working area of the Sukoharjo Health Center in order to identify barriers faced in program implementation as well as the potential sustainability of the program based on the perspectives of mothers of toddlers receiving local PMT. Methods: This research is a qualitative study, using the Consolidated Framework for Implementation Research (CFIR) as a guide for data collection and analysis. Data collection was conducted through In-Depth Interview and Focus Group Discussion methods. Samples were selected using purposive sampling based on specific criteria relevant to the research topic. Results: Barriers were found in the aspects of adaptability, complexity, knowledge and beliefs related to the intervention, as well as reflection and evaluation. The sustainability potential found includes stages of individual behaviour change, individual identification with the organization, and engagement. Conclusion: Mothers of toddlers have shown positive attitudes towards continuing the PMT program independently, but improvement and optimization are still needed to achieve the objectives of local PMT program development.


Kata Kunci : Evaluasi Program, Wasting, Program Pemberian Makanan Tambahan lokal, CFIR

  1. S2-2025-512552-abstract.pdf  
  2. S2-2025-512552-bibliography.pdf  
  3. S2-2025-512552-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2025-512552-title.pdf