Laporkan Masalah

Perkembangan morfologi kota kawasan Solo Baru kab. Sukoharjo provinsi Jawa Tengah tahun 1990-2005

Arkiyana Susanti, Prof. Dr. Hadi Sabari Yunus, M.A., DRS.; Dra. Margertha Widyastuti, M.T,

2008 | Skripsi | S1 GEOGRAFI DAN ILMU LINGKUNGAN

Penelitian ini mengambil lokasi di Kawasan Solo Baru Kabupaten Sukoharjo Provinsi Jawa Tengah. Penelitian ini mengkaji perkembangan morfologi Kota Kawasan Solo Baru karena di lokasi ini mengalami perubahan penggunaan lahan non terbangun menjadi lahan terbangun yang relatif besar dalam waktu kurang dari dua puluh tahun. Penelitian ini bertujuan untuk mengakaji pola perkembangan morfologi kota dan mengkaji faktor yang paling berpengaruh terhadap perkembangan morfologi kota Kawasan Solo Baru tahun 1990-2005. Metode penelitian yang digunakan adalah melalui survei lapangan dan analisis data sekunder. Pengambilan data primer dilakukan secara sampling serta dilakukan analisis data kualtatif. Analisis data kualitatif dilakukan secara deskriptif dengan bantuan crosstab (tabulasi silang) dan tumpang susun peta. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa Perkembangan morfologi Kota Kawasan Solo Baru berpola linier dan sektoral, dimana perkembangan tersebut terbagi menjadi tiga segmen (yaitu pola kawasan permukiman sektoral, pola kawasan industri linier, dan pola kawasan industri sektoral). Pola linier tersebut dapat terlihat dari perubahan lahan non terbangun menjadi lahan terbagun yang berorientasi terhadap jalan dan sungai Bengawan Solo. Pola sektoral terpusat di bagian utara Kawasan Solo Baru. Perubahan penggunaan lahan dari lahan non terbangun menjadi lahan terbangun di Kawasan Solo Baru tahun 1990-2005 adalah sebesar 1257 Ha (12,18%). Faktor yang paling berpengaruh terhadap perkembangan tersebut adalah faktor karakteristik lahan. Faktor tersebut mempunyai pengaruh sebesar 478,8 Ha (38,02%). Perubahan penggunaan lahan dapat dipengaruhi oleh: faktor aksesibilias adalah sebesar 255 ?? (20,285), faktor ketersediaan pelayanan umum sebesar 426,8 Ha (33,95%), faktor karakteristik pemilik lahan sebesar 302,3 Ha24,04%), dan faktor inisiatif pengembang adalah sebesar 276 Ha (21,95%).

-

Kata Kunci : Morfologi Kota, pola, faktor paling pengaruh,Sukoharjo, Jawa Tengah

  1. S1-2008-175804-Abstract.pdf  
  2. S1-2008-175804-Bibliography.pdf  
  3. S1-2008-175804-TableofContent.pdf  
  4. S1-2008-175804-Title.pdf