Laporkan Masalah

Evaluasi Pascahuni Sebagai Strategi Optimalisasi Aset Residensial dengan Metode Importance Performance Analysis dan SWOT Analisis: Studi Kasus Rusunawa Pekerja Kebondalem Kendal

Galuh Mawarni, Bagaskara, S.E., M.Ec.Dev.

2025 | Tugas Akhir | D4 Manajemen dan Penilaian Properti

Hunian yang layak dan terjangkau bagi pekerja industri merupakan hal yang krusial bagi keberlanjutan suatu wilayah industri. Daerah Kabupaten Kendal mengalami lonjakan penyerapan tenaga kerja sejak adanya Kawasan Industri Kendal (KIK). Hadirnya Kawasan Industri Kenda (KIK) memberikan kontribusi yang besar pada pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus meningkatkan kebutuhan hunian yang layak dan terjangkau bagi pekerja. Pemerintah Kabupaten Kendal merepson hal ini dengan membangun Rusunawa Pekerja Kebondalem Kendal sebagai solusi penyediaan hunian yang layak dan terjangkau bagi pekerja industri. Namun demikian, tingkat hunian dari Rusunawa yang resmi beroperasi sejak bulan Juli 2023 ini belum optimal. Kondisi ini berdampak pada penerimaan kas daerah dari sektor rusunawa yang juga belum optimal, sehingga anggaran pemeliharaan rusunawa tahunan yang diterima pun masih tergolong rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mebgidentifikasi faktor-faktor yang menyebabkan tingkat hunian rusunawa rendah agar pengelola dapat meingkatkan tingkat hunian rusunawa. Data diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada 74 responden penghuni rusunawa pekerja, observasi lapangan, dan studi pustaka. Pengolahan data dalam penelitian ini menggunakan metode Importance Performance Analysis dan SWOT Analisis. Hasil diagram IPA menempatkan tujuh item pada Kuadran A yang menunjukkan item-item dengan tingkat kepentingan tinggi, tetapi kinerja aktualnya rendah, sehingga peningkatan performanya perlu dijadikan prioritas. Selanjutnya, hasil diagram dan matriks SWOT menunjukkan rekomendasi startegi yang paling sesuai diimplementasikan adalah strategi S-O (Strength-Opportunity).

A decent and affordable housing for industrial workers is a crucial element in ensuring the sustainability of an industrial region. Kendal Regency has experienced a surge in labour absorption following the establishment of the Kendal Industrial Estate (KIK). The presence of KIK has significantly contributed to the region’s economic growth while simultaneously increasing the demand for decent and affordable housing for workers. In response, the Kendal Regency Government developed Rusunawa Pekerja Kebondalem (Public Rental Housing) as a housing solution for industrial workers. However, since its official operation began in July 2023, the occupancy rate of the Rusunawa has remained suboptimal. This condition has affected the local government's revenue from the Rusunawa sector, leading to a limited annual maintenance budget. This study aims to identify the underlying factors contributing to the low occupancy rate of the Rusunawa to help management increase its utilization. Data were collected through questionnaires distributed to 74 resident respondents, field observations, and literature studies. The data analysis methods used in this study include Importance-Performance Analysis (IPA) and SWOT Analysis. The IPA results placed seven items in Quadrant A, indicating attributes with high importance but low performance, suggesting these aspects should be prioritized for improvement. Furthermore, the SWOT diagram and matrix analysis recommend that the most suitable strategy to implement is the Strength-Opportunity (S-O) strategy.

Kata Kunci : Optimalisasi Aset, Kinerja Rusunawa, Tingkat Hunian, Importance Performance Analysis (IPA), Analisis SWOT.

  1. D4-2025-475208-abstract.pdf  
  2. D4-2025-475208-bibliography.pdf  
  3. D4-2025-475208-tableofcontent.pdf  
  4. D4-2025-475208-title.pdf